Panas Dingin Harga Emas

Berdasarkan data Antam, harga jual emas berukuran 0,5 gram senilai Rp396 ribu, 2 gram Rp1,43 juta, 3 gram Rp2,13 juta, 5 gram Rp3,53 juta, 10 gram Rp7 juta, 25 gram Rp17,4 juta, dan 50 gram Rp34,73 juta.

Kemudian, harga emas berukuran 100 gram senilai Rp69,4 juta, 250 gram Rp173,25 juta, 500 gram Rp346,3 juta, dan 1 kilogram Rp692,6 juta.

Harga jual emas tersebut sudah termasuk Pajak Penghasilan (PPh) 22 atas emas batangan sebesar 0,45 persen bagi pemegang Nomor Pokok Wajib Pajak (NPWP). Bagi pembeli yang tidak menyertakan NPWP memperoleh potongan pajak lebih tinggi sebesar 0,9 persen.

Harga jual emas PT Aneka Tambang (Persero) Tbk atau Antam berada di posisi Rp743 ribu per gram pada Rabu (27/11) atau stagnan dari Selasa (26/11). Begitu juga dengan harga pembelian kembali (buyback) melorot tetap di Rp661 ribu per gram pada hari ini.

Sementara, harga emas di perdagangan internasional berdasarkan acuan pasar Commodity Exchange COMEX berada di posisi US$1.466,8 per troy ons atau turun 0,04 persen. Begitu pula dengan harga emas di perdagangan spot turun 0,12 persen ke US$1.459,71 per troy ons pada pagi ini.

Baca juga: Pertamina Siap Hadapi Transisi Energi Terbarukan Ramah Lingkungan

Analis Maxco Futures Suluh Adil Wicaksono memperkirakan harga emas bergerak di kisaran US$1.450 per troy ons sampai US$1.470 per troy ons di pasar internasional pada hari ini. Rentang pergerakan emas tidak begitu berbeda dari kemarin karena belum ada sentimen baru.

Profit Taking Harga Emas

Menurutnya, emas hanya dipengaruhi oleh aksi ambil untung (profit taking) dari aset berisiko, seperti saham. Hal ini dilakukan lantaran indeks saham utama di Amerika Serikat sudah mencapai level tertinggi dalam beberapa hari terakhir.

“Hal ini berimbas ke safe haven emas yang sedikit terangkat,” ucap Suluh

Sentimen lain berasal dari terbatasnya pergerakan dolar AS di hadapan mata uang negara lain. Pergerakan dolar AS terpengaruh rilis data kepercayaan konsumen Negeri Paman Sam yang lebih rendah dari ekspektasi.

Kemudian juga terpengaruh oleh rilis data penjualan rumah baru di AS yang meningkat sekitar 733 ribu unit. “Ini menghambat penguatan dolar AS dan turut mempengaruhi emas,” katanya.

Lebih lanjut, ia memperkirakan emas akan terpengaruh oleh beberapa rilis data ekonomi AS. Mulai dari data pengeluaran barang tahan lama, tingkat pengeluaran masyarakat, hingga cadangan minyak dan gas.

“Fundamental lain masih menunggu detail kesepakatan fase pertama dari perundingan perang dagang AS dan China,” tutupnya.