Panas Bumi Jadi Tumpuan Energi Masa Depan?

Panas Bumi Jadi Tumpuan Energi Masa Depan?

Panas Bumi Jadi Tumpuan Energi Masa Depan?
Panas Bumi Jadi Tumpuan Energi Masa Depan?

Dengan melimpahnya potensi energi panas bumi yang dimiliki negara ini cukup untuk menurunkan ketergantungan terhadap batubara.

Panas bumi digadang-gadang menjadi tumpuan energi masa depan. Potensi panas bumi Indonesia sangat berlimpah, namun pemanfaatnya sampai saat ini masih minim.

Panas bumi yang termasuk energi baru terbarukan (EBT) diharapkan bisa kian mengurangi penggunaan energi berbasis fosil.

Bila dilihat potensinya, negara ini memiliki potensi energi panas bumi lebih dari 23,9 gigawatt (GW).

Dengan potensi itu, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan potensi panas bumi terbesar di dunia.

Rencana Umum Energi Nasional (RUEN), yang diperkuat oleh kebijakan RUPTL dari PT. PLN, menargetkan kapasitas terpasang pembangkit listrik tenaga panas bumi (PLTP) mencapai  7.000 megawat (MW) pada 2025.

Pembangkit listrik panas bumi adalah bagian dari pembangkitan energi baru dan terbarukan. Komitmennya target 23 persen terpenuhi di 2025.

Untuk mencapainya, kapasitas PLTP panas bumi ditetapkan meningkat 1.000 MW, tenaga hidro (3.900 MW), bioenergi (1.200 MW), dan panel surya (2.000 MW).

Pada akhir 2019, produksi EBT itu masih 7,5 Gw atau 12 persen dari 63 GW kapasitas nasional.

Potensi EBT itu sendiri mencapai 417,8 GW. Pemanfaatan terbesar sejauh ini dari pembangkit listrik tenaga air (PLTA).

Di sisi lain, pemanfaatan listrik berbasis panas bumi bisa dikatakan masih kecil.

Kapasitas terpasang listrik panas bumi yang sudah termanfaatkan baru mencapai 2,13 GW atau 8,9 perssen dari potensi panas bumi di Indonesia yang sebesar 23,9 GW.

Baca Juga: Pihak Smelter Diminta Serap Nikel Kadar Rendah

Panas bumi bakal menjadi salah satu tulang punggung penyediaan energi nasional ke depan.

Pemerintah terus mengejar target peningkatan kapasitas energi panas bumi hingga mencapai 9.000 MW pada tahun 2025.