Pabrik di China Mulai Operasi, Harga Batu Bara Naik!

Must read

Pabrik di China Mulai Operasi, Harga Batu Bara Naik!

Pabrik-di-China-Mulai-Operasi-Harga-Batu-Bara-Naik!
Pabrik di China Mulai Operasi, Harga Batu Bara Naik!

Harga batu bara kontrak acuan ditutup menguat pada peda hari Jumat pekan lalu (13/3/2020). Harga batu bara yang sudah ambles akhirnya terangkat di hari terakhir perdagangan pekan lalu.

Harga batu bara kontrak berjangka acuan ICE Newcastle ditutup naik 1,32% pada umat pekan lalu ke level US$ 65,45/ton. Harga batu bara naik setelah terus-terusan tertekan di level US$ 64 – US$ 65 per ton.

Mulai kembalinya aktivitas perekonomian di China terutama untuk sektor manufaktur cukup menjadi sentimen positif untuk batu bara.

Output baja China pada dua bulan pertama tahun ini mengalami kenaikan sebesar 3,1% (yoy) dibanding tahun lalu.

Total produksi baja kasar untuk periode Januari-Februari naik ke 154,7 juta ton. Artinya rata-rata output per hari untuk periode Januari-Februari 2020 mencapai 2,58 juta ton, turun dibanding periode Desember 2019 yang mencapai 2,78 juta ton. Namun jika dibandingkan output tahun lalu mengalami kenaikan.

Corona Hambat Industri China

Aktivitas industri China memang terhambat akibat virus corona yang merebak dalam dua bulan terakhir. Hal ini juga membuat aktivitas penambangan batu bara menjadi terganggu.

Baca Juga: 5 Cara Aneh Menghasilkan Energi Listrik

Hal ini tercermin dari produksi batu bara China yang anjlok 6,3% (yoy) menjadi 489 juta ton dari sebelumnya 513,7 juta ton periode yang sama tahun lalu.

Untuk mencukupi kebutuhan batu bara pada sektor pembangkit listrik, pemerintah pusat China meminta agar aktivitas pertambangan kembali normal.

Biro administrasi energi nasional China mengatakan kapasitas produksi batu bara per 5 Maret 2020 mencapai 83,4%.

Jadi apakah harga batu bara akan meroket? Hal ini sangat tergantung pada seberapa cepat aktivitas perekonomian China terutama manufaktur dan pertambangan kembali pulih.

Selain itu, kebijakan impor batu bara China juga akan sangat menentukan apakah pasar batu bara seaborne di Asia Pasifik akan menarik atau tidak. 

Jika kasusnya sama dengan tahun-tahun sebelumnya. Pemerintah China membatasi impor batu bara maka pasar batu bara di Asia Pasifik akan tertekan. 

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article