New Normal Tak Buat Harga Minyak Bangkit

New Normal Tak Buat Harga Minyak Bangkit

New-Normal-Tak-Buat-Harga-Minyak-Bangkit
New Normal Tak Buat Harga Minyak Bangkit

Harga minyak mentah Brent untuk kontrak yang ramai diperdagangkan melorot 0,51%, menjadi US$ 35,11 per barel pada 09.25 WIB.

Di saat yang sama harga  minyak mentah acuan AS yakni West Texas Intermediate juga mengalami penurunan. Harga minyak WTI turun 1,19% ke US$ 33,31 per barel.

Harga minyak terkoreksi pada hari Jumat (29/5/2020) setelah Agensi Informasi Energi AS (EIA) melaporkan kenaikan stok minyak AS akibat masih loyonya permintaan bahan bakar serta memburuknya sentimen yang dipicu oleh eskalasi ketegangan AS-China.

Data EIA yang dipublikasikan pada Kamis malam (28/5/2020) menunjukkan bahwa stok minyak mentah AS dan minyak distilat naik tajam pekan lalu.

Permintaan bahan bakar tetap loyo meski berbagai negara secara perlahan dan bertahap mencabut pembatasan perjalanan yang sebelumnya ditetapkan guna menekan penyebaran wabah corona.

Stok minyak mentah di AS naik 7,928 juta barel pekan lalu yang periodenya berakhir pada 22 Mei 2020.

Stok mengalami kenaikan setelah dilaporkan turun sebanyak 4,983 juta pada pekan sebelumnya.

Kenaikan ini di luar dugaan analis yang memperkirakan akan terjadi penurunan stok sebanyak 1,944 juta barel.

Menurut laporan EIA, ini merupakan kenaikan paling tajam  stok minyak mentah sejak pekan yang berakhir 24 April.

Sementara itu, persediaan bensin secara tak terduga turun 0,724 juta, setelah naik 2,83 juta barel pada minggu sebelumnya.

Baca Juga: Bagaimana Operasional Tambang Raksasa RI?

Stok minyak distilat AS juga dilaporkan mengalami kenaikan sebesar nyaris 5,5 juta barel dari pekan sebelumnya yang hanya 3,8 juta barel saja. 

“Akhir pekan Memorial Day tidak membuat pengendara AS keluar berbondong-bondong seperti yang diharapkan oleh pasar,” ujar Christopher Louney.