Negara Penghasil Batu Bara Terbesar di Dunia

Negara Penghasil Batu Bara Terbesar di Dunia

Negara-Penghasil-Batu-Bara-Terbesar-di-Dunia
Negara Penghasil Batu Bara Terbesar di Dunia

Batu bara layaknya bunga mawar indah namun berduri tajam.

Sebuah pesona yang di sisi lainnya memiliki efek yang tidak cukup menyenangkan.

Batu bara adalah sumber energi dan devisa, namun di sisi lain “permata hitam” ini membawa dampak lingkungan akibat tingginya kandungan karbon. 

Keberlimpahan batu bara dan proses penambangan yang relatif mudah, terutama pada tambang terbuka, membuatnya menjadi andalan untuk menyediakan energi listrik yang murah di berbagai negara raksasa ekonomi dunia seperti Cina, Amerika Serikat, India, Australia, hingga Indonesia.

Sumber energi penting lain, seperti gas alam, memiliki tingkat polusi yang lebih sedikit namun lebih rentan terhadap fluktuasi harga di pasar dunia.

Karenanya, semakin banyak industri di dunia yang mulai mengalihkan fokus energi mereka ke batu bara karena mempertimbangkan efisiensi harga.

Sejak 1981, Uni Soviet, Amerika Serikat dan Cina secara konsisten mencatatkan total produksi terbesar di dunia.

Setelah Uni Soviet runtuh, Rusia muncul sebagai penggantinya.

Luas wilayah yang besar, cadangan batu bara yang melimpah dan didukung teknologi yang canggih, membuat ketiga negara tersebut mampu menguasai produksi batu bara dunia.

Pada 1981, Uni Soviet memproduksi sebesar 771 juta ton, diikuti Amerika Serikat (740 juta ton) dan Cina (611 juta ton).

Sementara pada 2018 posisinya sedikit berbeda, Cina menjadi penguasa dengan total produksi sebesar 831 juta ton.

Baca Juga: Bukit Asam Siap Tambah Cadangan Tambang

Diikuti India (669 juta ton), lalu Amerika Serikat (239 juta ton) dan Indonesia di posisi keempat dengan total produksi sebesar 184 juta ton.