Museum Salina Turda, Bekas Tambang Tua yang Menakjubkan

Museum Salina Turda Tambang Tua

Garam dari tambang ini diambil sejak lama sekali, diperkirakan sejak ribuan tahun yang lalu.

Pengambilan garam di tambang-tambang ini tetap dilakukan sampai pertengahan awal abad ke-20.

Tambang ini berhenti beroperasi pada tahun 1932 karena digunakan untuk perlindungan dari bom pada saat Perang Dunia II.

Ruang-ruang dalam tambang ini juga digunakan sebagai tempat penyimpanan keju.

Di bawah tanah Kota Turda di Rumania ini ada tambang garam tua yang sekarang menjadi museum dan tempat wisata yang dikenal sebagai Salina Turda.

Museum Salina Turda
Bekas Tambang Tua yang Menakjubkan

Baca juga: Babak Baru Negosiasi Dagang AS-China, Harga Emas Turun

Tambang Garam

Museum Salina Turda sebenarnya mencakup 3 museum yang semuanya bekas tambang garam yang saling berhubungan.

Tambang Terezia mencapai kedalaman 120 meter, Tambang Antong dengan kedalaman 108 meter, dan Tambang Rudolf dengan kedalaman mencapai 42 meter.

Ruang-ruang di tambang-tambang ini terlihat sangat mengesankan karena digali menggunakan tangan dengan alat-alat sederhana.

Saat itu belum ada mesin canggih bertenaga listrik seperti sekarang ini.

Museum dan Taman Hiburan

Tambang ini dibuka untuk umum pada tahun 1992.

Selain diubah menjadi museum, tambang ini juga dilengkapi dengan taman hiburan.

Ada jalur bowling, amfiteater, kincir, dan danau bawah tanah dengan fasilitas perahu.

Lift yang dulunya digunakan sebagai pengangkut garam, sekarang digunakan untuk mengangkut orang.

Pengunjung yang datang ke sini dapat berwisata sambil mendapatkan pengetahuan.