Minyak Mintah Semakin Anjlok!

Minyak Mintah Semakin Anjlok!

Minyak-Mintah-Semakin-Anjlok!
Minyak Mintah Semakin Anjlok!

Administrasi Informasi Energi AS mengatakan, persediaan minyak mentah US naik 13,8 juta barel minggu lalu. Itu adalah kenaikan satu minggu terbesar sejak 2016.

Analis memperkirakan data serupa dalam beberapa minggu mendatang, karena kilang mengekang output lebih lanjut dan permintaan bensin terus menurun.

Harga minyak turun Rabu (1/4/2020) waktu setempat setelah persediaan minyak mentah AS naik pekan lalu paling banyak sejak 2016. Sementara permintaan bensin mengalami penurunan mingguan terbesar yang pernah terjadi karena pandemi coronavirus.

Melansir reuters, Jakarta, Kamis (2/4/2020), Minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) turun 17 sen menjadi USD20,31 per barel, setelah mencapai titik terendah di USD19,90.

Pengiriman Juni, minyak mentah Brent turun USD1,61, atau 6,1%, menjadi USD24,74 per barel. Benchmark global turun menjadi USD21,65 pada hari Senin, terendah sejak 2002, ketika kontrak Mei yang berakhir sekarang adalah bulan depan.

Pasar telah merosot pada penurunan tajam dalam permintaan karena pandemi coronavirus dan peningkatan output dari Arab Saudi dan Rusia setelah pakta pasokan runtuh bulan lalu.

Baca Juga: Perpanjangan Kontrak Industri Pertambangan Tidak Otomatis

Minyak mentah Brent turun 66% dalam tiga bulan pertama tahun 2020, kerugian kuartalan terbesar yang pernah ada. Produksi Arab Saudi naik menjadi lebih dari 12 juta barel per hari dalam beberapa bulan terakhir, menurut sumber.