Minyak Dunia Bangkit Dari Keterpurukan

Minyak Dunia Bangkit Dari Keterpurukan

Minyak-Dunia-Bangkit-Dari-Keterpurukan
Minyak Dunia Bangkit Dari Keterpurukan

Minyak mentah berjangka Brent untuk pengiriman Juli naik US$1,94 atau 6,7 persen ke posisi US$31,13 per barel.

Harga minyak mentah dunia mulai bangkit usai melemah karena pidato pesimis Gubernur The Federal Reserve (The Fed) Jerome Powell.

Sebelumnya, pasar minyak mengalami kerugian setelah The Fed memperingatkan akan perlambatan pertumbuhan ekonomi AS dan negara-negara di dunia.

Sementara, minyak mentah berjangka West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Juni melonjak US$2,27 atau 9 persen ke US$27,56 per barel.

Namun, Departemen Tenaga Kerja AS mengungkap klaim tunjangan pengangguran AS turun. Per 9 Mei 2020, jumlahnya mencapai 2,98 juta. Pada pekan sebelumnya, angka pengangguran mencapai 3,18 juta.

Penurunan angka pengangguran ini menandai tren perbaikan setelah penurunan selama enam minggu berturut-turut sejak pandemi virus corona hinggap di negeri Paman Sam.

“Permintaan bensin berkorelasi cukup baik dengan tingkat pekerjaan, dan sulit untuk melihat permintaan bensin kembali lebih banyak daripada yang ada,” ujar mitra Again Capital LLC John Kilduff.

Badan Informasi Energi (EIA) menyebut persediaan minyak mentah AS turun untuk pertama kalinya dalam 15 minggu seiring dengan penurunan stok minyak mentah AS menjadi 531,5 juta barel pada perdagangan pekan lalu.

Dengan meningkatnya permintaan, IEA meramal stok minyak mentah AS menyusut sebesar 5,5 juta bph di paruh kedua 2020.

Baca Juga: Stok Menyusut Harga Minyak Dunia Tetap Merosot

“Sementara, dinamika penawaran dan permintaan ini tentu saja mampu mendorong harga dalam waktu dekat. Tingkat rekor potensial pasokan minyak mentah global akan tetap menjadi kekuatan yang harus diperhitungkan,” kata presiden Ritterbusch and Associates Jim Ritterbusch, seperti dikutip dalam sebuah laporan.

Diketahui, Organisasi Negara-negara Pengekspor Minyak (OPEC) memperkirakan permintaan minyak global 2020 menyusut 9,07 juta bph. Mengalami kontraksi yang lebih dalam dari perkiraan sebelumnya, yaitu 6,85 juta bph.