Minyak Berfluktuasi Jelang Rapat OPEC+, Pemotongan Produksi Bakal Gagal?

Harga minyak anjlok lebih dari 20% sejak awal tahun. Namun dengan prospek pemangkasan pasokan OPEC yang diperpanjang, aksi jual yang mendera harga minyak mentah mungkin akan stabil.

Hal ini dapat memberikan harga minyak peluang untuk bergerak menguat lagi dan pulih dari tren penurunan baru-baru ini.

Minyak-Berfluktuasi-Jelang-Rapat-OPEC+
Minyak Berfluktuasi Jelang Rapat OPEC+

OPEC dan negara mitra lainnya diharapkan akan merinci perubahan pandangan mereka terhadap produksi minyak mentah dan bakal kembali menyeimbangkan pasokan pasar dengan permintaan pasar.

Permintaan minyak mentah global mengalami penurunan tajam selama beberapa pekan terakhir akibat kejatuhan ekonomi dari wabah virus covid-19.

OPEC, juga dikenal sebagai Organisasi Negara-Negara Pengekspor Minyak, menyumbang produksi minyak global sekitar 30% setiap tahunnya. Kelompok minyak tersebut akan mengadakan pertemuan ke-178 Kamis (05/03) dan ini bisa menjadi penentu utama pergerakan besar harga minyak.

Lonjakan pada pertumbuhan PDB global – kemungkinan didorong oleh penurunan suku bunga bank sentral dan kekhawatiran terhadap virus – memiliki potensi untuk memfasilitasi pembalikan luas harga minyak mentah.

Namun demikian, pergerakan harga minyak Minyak Mentah WTI Berjangka dan Minyak Brent Berjangka mungkin bakal tertekan melemah jika anggota OPEC gagal mencapai konsensus tentang seberapa besar kuota pembatasan produksinya.

Minyak Capai Level Technical Support

Beralih fokus ke perspektif teknikal, minyak mentah sejauh ini telah mencapai level support teknikal di sekitar level harga $45,00. Hal ini tampaknya selaras dengan kecenderungan garis tren positif minyak yang diperpanjang melewati tingkat terendah Agustus 2016 dan Desember 2018.

Baca Juga: Nasib Tambang PKP2B Mulai Jelas

Pembalikan kembali harga minyak mentah secara berkelanjutan dapat mendorong tren bullish menargetkan level resisten di sekitar $50,00.

Di saat pertemuan OPEC minggu ini dapat menyediakan katalis bantuan bagi minyak mentah untuk bergerak menguat, level resisten teknikal di sekitar level harga $50,00 dapat menggagalkan lonjakan harga minyak.

Jika area tersebut dapat dilampaui oleh tren bullish minyak mentah, level $52,50 mungkin menjadi fokus sebagai tujuan naik selanjutnya yang mungkin bisa terjadi. Dan jika tak mampu, minyak mungkin bakal balik melemah.