Menteri ESDM Minta Kejar Target Investasi Minerba

Menteri ESDM Minta Kejar Target Investasi Minerba

Menteri ESDM Minta Kejar Target Investasi Minerba
Menteri ESDM Minta Kejar Target Investasi Minerba

Demi menjaga stabilitas ekonomi dan laju perkembangan industri Minerba.

Pemerintah melalui Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Arifin Tasrif. Ia menyatakan akan siap kebut target (PNBP) Penerimaan Negara Bukan Pajak serta investasi di sektor mineral dan batu bara (Minerba).

Pernyataan tersebut Menteri ESDM ucapkan saat melantik Ridwan Djamaluddin menjadi (Dirjen) Direktur Jenderal Mineral dan Batubara (Minerba) baru.

Ridwan didapuk menggantikan Bambang Gatot Ariyono yang telah sampai pada masa purna bakti. Arifin menambahkan, sektor minerba memiliki fungsi yang sangat strategis.

“Kami pahami di tengah kondisi ekonomi dengan tantangan covid-19. Kami harus berupaya memaksimalkan pendapatan nasional,” ujarnya, Senin (10/8).

Selain itu, Arifin juga berpesan jajarannya bisa melaksanakan program hilirisasi, pengelolaan perizinan, dan reformasi birokrasi di sub sektor minerba.

“Termasuk pengawasan pertambangan dan pengawasan inspektur tambang,” imbuhnya.

Baca Juga: Patokan Harga Minerba

Khusus kepada Ridwan, Ridwan juga meminta untuk mempersiapkan aturan pelaksanaan UU No. 3 Tahun 2020 tentang Perubahan atas UU 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Minerba dan Batubara, atau dikenal sebagai UU Minerba.

Sebagai informasi, investasi sektor mineral dan batu bara sampai dengan Semester I 2020 memang masih seret.

Data Kementerian ESDM menunjukkan sampai dengan periode tersebut.

Investasi baru mencapai US$2,19 miliar atau 35,49 persen dari target 2020 yang mencapai US$6,17 miliar.