Machine Learning Paling Inovatif Untuk Eksplorasi Mineral

Machine Learning Paling Inovatif Untuk Eksplorasi Mineral

Machine Learning Paling Inovatif Untuk Eksplorasi Mineral
Machine Learning Paling Inovatif Untuk Eksplorasi Mineral

Dunia tambang saat ini sedang berinovasi dalam menciptakan program komputasi melalui metode machine learning guna memudahkan  proses pertambangan. 

Machine learning merupakan salah satu teknologi digital pemrosesan data dengan menggunakan statistik dan visi komputer.

Machine learning sendiri tersusun dari berbagai macam algoritma.

Sedangkan algoritma memiliki pengertian sebagai langkah-langkah logis atau perhitungan yang diambil oleh sebuah komputer.

Secara mudah, machine learning dapat diistilahkan sebagai perubahan objek atau fenomena menjadi sebuah nilai agar dapat dianalisis oleh komputer berdasarkan parameter tertentu.

Teknologi ini pun digadang-gadang akan menjadi salah satu “Game Changer” dalam eksplorasi, karena teknologi ini tentu dapat mengurangi biaya eksplorasi dan membantu para geologist untuk mengidentifikasi suatu permasalahan.

Di Indonesia, penggunaan machine learning untuk eksplorasi pertambangan masih sangat minim.

Hal ini justru terjadi sebaliknya pada eksplorasi minyak dan gas bumi, dimana pemanfaatannya sudah banyak diterapkan khususnya perusahaan besar.

Padahal di negara seperti Australia, Cina, dan Amerka Serikat yang merupakan kiblat utama dari pertambangan sudah banyak menangani permasalahan eksplorasi menggunakan Machine learning.

Hal ini tentu saja dapat menjadi peluang bagi para geologist dan geophysicist di Indonesia, terlebih sedang gencarnya digitalisasi pertambangan guna mengefisiensi biaya dan operasional.

Baca Juga: Transisi EBT Tak Bisa Dipaksa Langsung

Maka dari itu untuk mengetahui apa saja aplikasi Machine learning dalam eksplorasi, yuk simak artikel berikut ini.

  1. Penentu nilai RQD (Rock Quality Designation) Otomatis

Melakukan analisis RQD tentu memiliki tantangan tersendiri bagi para Insinyur Geoteknik, karena pengukuran ini memiliki perhitungan yang cukup kompleks.

Dilansir dari im-mining.com, salah satu startup asal Australia yaitu DATAROCK berhasil menjadi sejarah baru dalam inovasi pertambangan dunia dan mengklaim telah menganalisis 1 juta meter inti batuan hanya dari sebuah gambar.

Dengan menggunakan algoritma yang bernama R-CNN yaitu sebuah algoritma yang memiliki banyak tahapan sebagai parameter untuk menganalisis suatu objek pada gambar.