Luhut Kunjungi Tanzania, Teken MoU di Sektor Infrastruktur dan Tambang

Sektor Infrastruktur dan Tambang
Luhut Kunjungi Tanzania, Teken MoU di Sektor Infrastruktur dan Tambang

Luhut Kunjungi Tanzania, Teken MoU di Sektor Infrastruktur dan Tambang – Untuk pertama kalinya, Menko Luhut memimpin Satgas Infrastruktur RI ke Afrika, didampingi Dirjen Aspasaf Kementerian Luar Negeri, Dubes Desra Percaya, Dubes RI Dar Es Salaam, Prof. Ratlan Pardede, serta sejumlah Direksi PT WIKA, PT Timah dan Pertamina.

Kunjungan tersebut bertujuan untuk mendorong sejumlah kerja sama potensial antara Indonesia dan Tanzania di bidang infrastruktur, energi, mineral dan perdagangan khususnya sebagai tindak lanjut Indonesia-Africa Infrastructure Dialogue (IAID) bulan Agustus 2019 dan kunjungan Menteri BUMN RI dengan sejumlah Dirut BUMN pada September 2019 lalu.

Pada kunjungannya tersebut, Menko Luhut bertemu dengan Menteri Negara urusan Investasi Tanzania, Menteri Pekerjaan Umum dan Wakil Menteri Pertambangan Tanzania. Dalam pertemuan dengan Menteri Negara urusan Investasi Tanzania, Hon. Angela Karuki, kedua Menteri mendorong kerja sama investasi yang saling menguntungkan dan memberikan nilai tambah terhadap berbagai industri kedua negara.

Sementara itu, pertemuan dengan Menteri Pekerjaan Umum dan Wakil Menteri Pertambangan Tanzania membahas upaya percepatan realisasi kerja sama antara kedua negara di bidang infrastruktur dan pertambangan.

Sektor Infrastruktur dan Tambang

Kedua pihak telah mengidentifikasi sejumlah kerja sama potensial lainnya, yaitu perikanan, pertanian, tekstil dan pariwisata serta mendorong pembentukan Preferential Trade Agreement (PTA) antara kedua negara.

Baca juga artikel terkait Sektor Infrastruktur dan Tambang: BUMN Garap Proyek Infrastruktur dan Pertambangan di Tanzania

Selain itu, pemerintah Tanzania juga menawarkan kerja sama di bidang infrastruktur dan konektivitas, antara lain pembangunan jalan, perekeretaapian, perkapalan dan pelabuhan. BUMN Indonesia diharapkan dapat membagi pengalamannya dan berpartisipasi dalam pembangunan Tanzania menuju negara industri.

Menkomarves juga telah menyaksikan penandatanganan MoU kerja sama antara PT WIKA dengan National Service Cooperation Sole (SUMAJKT) pada sejumlah proyek industri dan infrastruktur di Tanzania dan negara sekitarnya, PT WIKA dengan Commonwealth Investment Company Limited (CICL) Tanzania pada pembangunan hotel bintang 5 di Dodoma senilai USD 33 juta, dan MoU antara PT TIMAH dengan STAMICO (State Mining Corporation) Tanzania untuk kerja sama pertambangan emas, timah, bijih besi dan fosfat.

Kunjungan Menko Maritim dan Investasi ini merupakan kunjungan ke Afrika Sub-Sahara yang kedua yang dilakukan oleh menteri Kabinet Indonesia Maju setelah sebelumnya Menteri Luar Negeri melakukan kunjungan ke Dakar, Senegal pada awal Desember lalu.

Kunjungan Luhut selaras dengan arahan Presiden RI untuk semakin mempertajam diplomasi ekonomi pada periode 2019-2024 dan menjadikan BUMN Indonesia sebagai pemain global.