Luhut Beberkan Alasan Mengapa Tesla Ingin Investasi

Must read

Luhut Beberkan Alasan Mengapa Tesla Ingin Investasi
Luhut Beberkan Alasan Mengapa Tesla Ingin Investasi

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Kemenko Marves) Luhut Binsar Panjaitan beberapa waktu lalu menjelaskan sejumlah alasan mengapa pada akhirnya China, Korea, dan Tesla berlomba-lomba melakukan investasi di Indonesia. 

Disampaikan oleh Luhut, Indonesia mempunyai  tiga jenis komoditas mineral yang menjadi kebutuhan untuk komponen kendaraan listrik atau electric vehicle (EV). Di antaranya nikel, tembaga, dan bauksit.

Khusus untuk nikel cadangan yang dimiliki Indonesia sekitar 21 juta ton. Indonesia menduduki posisi pertama soal cadangan nikel yang kemudian mengalahkan Australia di peringkat dua dengan total cadangan 20 juta ton.

Berikutnya di peringkat ketiga ada Brazil dengan jumlah cadangan mencapai 16 juta ton. Terakhir adalah Rusia dengan cadangan nikel sebesar 7 juta ton.

“Cadangan menurut negara di 2019. Ini akan membawa Indonesia ke era industrialisasi,” kata Luhut pada Rabu (24/3/2021).

Lebih lanjut, Luhut mengatakan,  keberadaan  industrialisasi  Indonesia ini  akan bergerak ke arah energi baru terbarukan (EBT). Apalagi Indonesia memiliki potensi besar dalam mengembangkan baterai lithium.

Baca Juga : Tesla Tak Minat Investasi Baterai Tapi Ingin Bangun ESS

“Betul-betul dengan industrialisasi yang energi baru terbarukan kita punya potensi,” jelas Luhut.

Tidak hanya nikel, cadangan Indonesia untuk komoditas mineral lain tembaga dan bauksit cukup tinggi. Menurut data paparan yang disampaikan Luhut cadangan bauksit Indonesia berada di peringkat enam dunia, dengan potensi cadangan bauksit sebesar 1 juta ton. Sedangkan untuk tembaga cadangan Indonesia 28 juta ton berada di peringkat tujuh dunia, namun untuk produksinya berada di peringkat sebelas.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article