Konsumsi Batubara Dorong Pertumbuhan Kinerja Emiten Tongkang

Konsumsi Batubara
Konsumsi Batubara Dorong Pertumbuhan Kinerja Emiten Tongkang

Ada beberapa katalis utama pertumbuhan pendapatan perseroan pada 2020. “Pertama, kenaikan harga komoditas, terutama batubara,” ujar Imelda dalam keterangannya, Kamis (12/12/2019).

Adapun faktor kedua adalah peraturan pemerintah terkait hukum Beyond Cabotage dengan menggunakan kapal berbendera Indonesia untuk ekspor dan beroperasi di perairan Indonesia.

Ketiga, ada peningkatan konsumsi batubara domestik dengan selesainya proyek pembangkit listrik. Terakhir, kondisi ekonomi domestik dan situasi politik yang lebih stabil.

Emiten kapal PT Pelita Samudera Shipping Tbk (PSSI) mematok target pertumbuhan pendapatan sebesar 20-25 persen pada 2020. Adapun laba bersih ditargetkan tumbuh 15-20 persen.

Imelda Agustina Kiagoes

Sekretaris Perusahaan PSSI Imelda Agustina Kiagoes menjelaskan, PSSI menargetkan pertumbuhan pendapatan organik di 2020 sebesar 20-25 persen dengan target Pendapatan Sewa Berjangka meningkat di atas 100 persen.

Baca juga terkait Konsumsi Batubara: Harga Batu Bara Sedang Turun, Saham Pun Tetap Positif

Imelda menuturkan, aset-aset armada baru yang dibeli perseroan pada 2019 akan beroperasi penuh pada 2020. Perseroan juga berencana untuk mengalokasikan belanja modal (capex) sebesar 30 juta dollar AS pada 2020 untuk pembelian beberapa set TNB, Floating Crane atau MV.

“PSSI berkomitmen untuk melayani basis pelanggan yang lebih besar dan mengeksplorasi potensi pasar logistik baru di Indonesia, di mana pemerintah banyak meningkatkan infrastruktur berbasis maritim seperti pembangunan pelabuhan-pelabuhan baru, meningkatnya industri pengolahan mineral dan tambahan fasilitas pembangkit listrik dari PLN,” kata Imelda.

Perseroan telah meningkatkan pertumbuhan pendapatan sebesar 20 persen per 30 November 2019, disumbang oleh pengangkutan kapal tunda dan tongkang (TNB) sebesar 47 persen, fasilitas muatan apung (FLF) sebesar 31 persen, dan kapal kargo curah (MV) sebesar 22 persen. Pertumbuhan pendapatan sewa berjangka naik 281 persen untuk semua segmen.