Konsistensi Penghiliran Untuk Nilai Tambah Tambang Perlu Dijaga

Konsistensi Penghiliran Untuk Nilai Tambah Tambang Perlu Dijaga

Konsistensi Penghiliran Untuk Nilai Tambah Tambang Perlu Dijaga
Konsistensi Penghiliran Untuk Nilai Tambah Tambang Perlu Dijaga

Paradigma tambang dalam negeri masih sangat ekstraktif dengan menjual bahan tambang dengan harga murah dan tanpa ada pengolahan atau peningkatan nilai tambah.

Kondisi tersebut banyak menciptkan kerugian bagi negara dan menghilangkan potensi nilai ekonomi.

Pembangunan pabrik smelter adalah kewajiban agar dapat memberikan efek keuntungan berganda bagi pembangunan nasional.

Penghiliran tambang jadi semangat untuk meningkatkan investasi dan nilai tambah di dalam negeri bagi industri pertambangan RI.

Pemerintah perlu menjaga komitmen untuk meningkatkan nilai tambah dari produk tambang dengan pembangunan fasilitas pemurnian hasil eksplorasi tambang.

Pemerintah dapat mendorong perusahaan-perusahaan tambang di Tanah Air untuk membangun pabrik smelter.

Dengan begitu, dorongan untuk pembangunan smelter tidak hanya ditekankan kepada perusahaan asing yang beroperasi di Indonesia tapi juga dilakukan oleh pemain industri tambang dalam negeri.

Tercata, hingga sampai saat ini baru terdapat 17 perusahaan yang sudah membangun pabrik smelter.

Baca Juga: PT Petrosea Kebut Digitalisasi

Jumlah ini masih sangat kecil jika dibandingkan dengan jumlah Izin Usaha Pertambangan (IUP) yang dikeluarkan Pemda sepanjang 2009-2019 yang mencapai 13.000 IUP kepada perusahaan tambang.