Kinerja Pertambangan Kaltim Menurun

Kinerja Pertambangan Kaltim Menurun

Kinerja Pertambangan Kaltim Menurun
Kinerja Pertambangan Kaltim Menurun

Pandemi Covid-19 yang menenyebabkan kinerjan pertambangan menurun memberikan efek negatif bagi perekonomian Kalimantan Timur.

Tercatat, ekonomi Kalimantan Timur (Kaltim) Triwulan II (April-Juni)-2020  terhadap Triwulan II-2019 mengalami perbedaan dan menurun sekitar 5,46 persen (y-on-y). 

Penurunan hal tersebut terjadi sebagai akbibat dari kinerja sektor pertambangan dan penggalian yang melesu.

Demikian diungkap Kepala Badan Pusat Statistik Provinsi Kalimantan Timur, Anggoro Dwitjahyono dalam rilisnya yang disampaikan secara virtual, Rabu (5/8/2020).

Fenomena yang terjadi di sektor pertambangan dan penggalian, kata Dwi, begitu Anggoro Dwitjahyono biasa disapa.

Harga komiditas pertambangan nonmigas, yakni harga batubara acuan (HBA) pada triwulan II-2020 menunjukkan baik scara q to q maupun y on y.

Nilai ekspor nonmigas periode Januari-Juni 2020 mengalami penurunan sebesar 16,11 persen jika dibandingkan periode Januari-Juni 2019 dengan nilai ekpsor hasil tambang turun sebesar 20,48 persen.

“Bahkan beberapa perusahaan pertambangan menghentikan kegiatan operasional akibat pandemi COVID-19,” katanya.

Selain itu, kata Dwi, permintaan hasil pertambangan negara tujuan ekspor mengalami perlambatan, seperti masih adanya lockdown di India dan adanya kebijakan pemerintah Tiongkok untuk mlindungi dan mendukung pertambangan domestik negaranya.

Kemudian, juga terjadi tren penurunan harga minyak dunia sejak awal tahun 2019.

Juga terjadi penurunan produksi migas dalam negeri sebagai dampak penghentian kegiatan produksi kilang minyak Pertamina RU V Balikpapan pada pertengahan April-Mei 2020.

Baca Juga: Pasang Surut Bisnis Minyak

“Penghentian kegiatan produksi itu akibat konsumsi BBM (Nahan Bakar Minyak) berkurang akibat pembatasan mobilitas penduduk selama pandemi COVID-19 dan kegiatan pemeliharaan kilang minyak,” ungkap Dwi.