Kilau Sinar Harga Emas Memudar

Kilau Sinar Harga Emas Memudar

Kilau-Sinar-Harga-Emas-Memudar
Kilau Sinar Harga Emas Memudar

Kemilau harga emas dunia memudar pada perdagangan Senin (15/6) karena dolar Amerika Serikat menguat.

Bayang-bayang ketakutan terhadap gelombang kedua virus corona masih mampu menahan harga emas untuk tidak terjun bebas.

Director of Metals Trading di High Ridge Futures David Meger mengatakan dalam situasi tak berisiko, dolar AS memang bisa menjadi aset yang menguntungkan. Di sisi lain, tidak ada stimulus yang mendukung kebangkitan harga emas.

“Sejak pertemuan bank sentral AS, The Federal Reserve, harga emas terus turun karena tidak mendapatkan stimulus moneter, dan tidak ada pengurangan suku bunga atau pembelian aset,” ujar Meger dikutip dari Reuters pada Selasa (16/6).

The Fed mempertahankan suku bunga di angka 0-0,25% pada pekan lalu. Hal itu mendukung mata uang dolar AS yang terus naik lebih dari sepekan.

Baca Juga: Kota Sangatta, Tempat Tambang Batu Bara Terbesar di Dunia

Analis Saxo Bank, Ole Hanse menambahkan, emas batangan bakal tertekan deflasi dalam jangka pendek. Pasalnya, inflasi terus mengecil sejalan dengan turunnya permintaan konsumen dan pembukaan kembali ekonomi yang melambat. 

“Hal itu menurunkan permintaan emas,” kata Hansen. Spekulan telah memangkas kontrak emas dan perak dalam sepekan yang berakhir 9 Juni 2020 di bursa Comex.