Kilau Emas Meredup

Kilau Emas Meredup

Kilau-Emas-Meredup
Kilau Emas Meredup

Kinerja emas di awal minggu ini kehilangan sinarnya. Harga emas terjun karena mendapat tekanan sentimen positif yang membuat risk appetite investor semakin membaik. 

Harga emas global di pasar spot turun ke level 0,2% ke US$ 1.681,8/troy ons.

Pada minggu kemarin harga emas juga tersungkur ke level  US$ 1.700/troy ons, bertepatan dengan rilis data pengangguran AS yang mengejutkan.

Kabar gembira datang dari rilis data penciptaan lapangan pekerjaan (non-farm payrolls) AS yang lebih kuat dari perkiraan untuk periode Mei lalu.

Departemen Tenaga Kerja AS mencatat penambahan 2,5 juta lapangan kerja baru bulan lalu.

Tingkat pengangguran di Negeri Paman Sam pun membaik ke 13,3%. Angka ini jauh lebih baik dari proyeksi ekonom dalam polling Dow Jones yang menduga ada 8 juta lapangan kerja yang hilang dan angka pengangguran naik menjadi 20%.

Penciptaan kerja di bulan Mei merupakan lonjakan satu bulan terbesar dalam sejarah AS setidaknya sejak 1939.

Kenaikan ini bahkan mengungguli rekor sebelumnya yang tercatat di bulan September 1983 dengan kenaikan penciptaan lapangan kerja dalam sebulan mencapai angka 1,1 juta.

Namun penurunan pengangguran tidak terjadi secara merata. CNBC International melaporkan penganggur pria kulit putih mengalami penurunan dari 12,4% menjadi 10,7% dan wanita kulit putih turun dari 15% menjadi 13,1% pada Mei.

Baca Juga: Sektor Tambang Asia Bangkit Dari Pandemi

Untuk tingkat penganggur untuk warga Afro-Amerika naik lebih tinggi sebesar sepersepuluh poin persentase menjadi 16,8%. Meskipun tingkat penganggur untuk pria turun dari 16,1% menjadi 15,5%.

Pekerja di sektor rekreasi dan perhotelan telah kembali bekerja dan menyumbang kenaikan sebesar 1,2 juta atau hampir separuh dari total kenaikan lapangan kerja setelah dilaporkan kehilangan 7,5 juta pekerjaan pada bulan April lalu.