Ketegangan Perang Dagang AS-China Mereda, Harga Minyak Tertekan

Presiden AS Donald Trump mengatakan perundingan damai dagang yang dilakukan negaranya dengan China berjalan baik sampai dengan saat ini.

Pekan lalu, Kementerian Perdagangan China menyatakan AS sepakat untuk menghapus tarif impor atas produk China yang telah diberlakukan saat perang dagang selama 18 bulan belakangan kemarin.

Baca juga artikel terkait Ketegangan Perang Dagang AS-China Mereda, Harga Minyak Tertekan:

  1. Harga Emas Jatuh Dan Terendah dalam 3 Bulan, Berminat Beli?
  2. Di Balik Alasan China Berinvestasi di Tambang Batu Bara Indonesia
  3. Perang Dagang AS China Mengendur, Harga Minyak Tetap Tertekan
  4. VMining Dirilis, E-Commerce Batu Bara Pertama di Indonesia
  5. Manajemen Mutu Petrosea
  6. Penerimaan Pajak Sektor Pertambangan Jeblok
  7. Erick Thohir Ingin BUMN Banyak Melantai di Bursa Global
  8. Harga Minyak Dunia Susut
  9. Pajak Perusahaan Tambang Mineral dan Batubara Yang Wajib Dikenali
  10. 3 Blok Panas Bumi Indonesia Siap Untuk Dilelang

Ketegangan Perang Dagang

Trump mengatakan ia akan membuat kesepakatan dengan China jika langkah tersebut tepat dan menguntungkan AS.

Masih belum jelasnya hasil perundingan dagang tersebut, harga minyak dunia mengalami tekanan pada sepanjang Senin (11/11). Dikutip dari Antara, harga minyak mentah berjangka Brent turun 39 sen atau 0,6 persen menjadi US $62,12 per barel.

Sementara itu, untuk minyak mentah berjangka jenis West Texas Intermediate (WTI) melemah 35 sen atau 0,6 persen ke level US$56,89 per barel pada awal pekan ini.