Kemilau Saham Tambang Logam

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 8 dari 10 emiten di sektor tambang logam dapat memberikan return positif sepanjang tahun lalu. PT Merdeka Copper Gold Tbk., PT J Resources Asia Pasifik Tbk., dan PT Kapuas Prima Coal Tbk.

Mayoritas emiten-emiten pada sektor tambang logam mampu menutup tahun dengan kemilau. Hal itu tercermin dengan pergerakan saham emiten-emiten tersebut di lantai bursa sepanjang 2019.

Berdasarkan data Bloomberg, sebanyak 8 dari 10 emiten di sektor tambang logam dapat memberikan return positif sepanjang tahun lalu. PT Merdeka Copper Gold Tbk., PT J Resources Asia Pasifik Tbk., dan PT Kapuas Prima Coal Tbk.

Di sisi lain, PT Central Omega Resources Tbk., dan PT Cita Mineral Investindo Tbk. mencatatkan return negatif sepanjang tahun lalu.

Baca Juga : Harga Emas Antam Hari Ini Rp 751 Ribu per Gram

Adapun pada tahun lalu, komoditas emas mengalami penguatan yang baik seiring dengan bergejolaknya keadaan makro ekonomi dunia yang disebabkan oleh perang dagang antara Amerika Serikat dan China. Hal itu membuat permintaan instrumen investasi yang lebih aman atau safe haven seperti emas menjadi meningkat, sehingga membuat harganya sangat baik pada tahun lalu.

Setali tiga uang dengan penguatan harga emas, saham-saham emiten tambang logam yang memiliki fokus bisnis pada pertambangan emas turut mengalami penguatan.

Tahun ini komoditas emas masih memiliki prospek yang baik. Menurutnya prospek komoditas emas lebih mengikuti faktor global.

Komoditas tersebut sangat dipengaruhi oleh faktor risiko global yang biasanya terjadi seiring dengan gejolak ekonomi global. Untuk tahun ini, dia memproyeksikan pergerakan harga emas tidak akan sebaik tahun lalu.

Ke depan risiko perlambatan global bisa semakin minim dengan naiknya perdagangan global, sehingga demand untuk safe haven seperti emas tidak akan sekuat kmrn,” katanya kepada Bisnis belum lama ini.