Kebutuhan Domestik Batu Bara Diklaim Sesuai Target

Kebutuhan Domestik Batu Bara Diklaim Sesuai Target

Kebutuhan-Domestik-Batu-Bara-Diklaim-Sesuai-Target
Kebutuhan Domestik Batu Bara Diklaim Sesuai Target

Kebutuhan domestik batu bara atau domestic market obligaton (DMO) sepanjang tahun ini diyakini aman dan terpenuhi. 

Ketua Umum Indonesian Mining and Energy Forum (IMEF) Singgih Widagdo mengatakan konsumsi listrik yang mengalami penurunan tidak serta merta  karena adanya wabah Covid-19.

Menurutnya, konsumsi listrik sejatinya telah mengalami tren penurunan sejak 2018.

“Di 2018, PMI ,(Purchasing Manager Index) – Manufacturing Index dah dibawah 50 persen. Bersamaan hantapan Covid-19, menjadi lebih tertekan industrinya dan pertumbuhan listrik semakin tertekan,” ujarnya.

Meski terjadi penurunan konsumsi listrik, namun pemenuhan DMO batu bara diyakini aman dan pasti terpenuhi seperti yang ditargetkan 155 juta ton.  

Hal itu dikarenakan kebutuhan DMO jauh di bawah total produksi nasional. Selain itu juga perusahaan harus memberikan prioritas pada kebutuhan domestik terlebih dahulu. 

Baca Juga: Jepang Berencana Tambang Dasar Laut

Singgih menuturkan Kementerian ESDM pun mengenakan denda untuk pemenuhan kebutuhan domestik batu bara.

Untuk denda DMO, Kementerian ESDM manganut fix atas dasar kualiatas di bawah 4.200 kcal/kg. Diantara 4.200 kcal/kg – 5.000 kcal/kg dan di atas 5.000 kcal/kg.