Jokowi: Manajemen Tambang Harus Ramah Lingkungan

Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan bahwa hasil tambang merupakan sumber daya alam (SDA) yang tidak bisa diperbarui. Jokowi meminta manajemen tambang ramah terhadap lingkungan.

Dalam acara Indonesian Mining Association Award 2019 di Hotel Ritz-Carlton Pacific Place, Jakarta, Rabu (20/11/2019)Jokowi menyoroti masalah pengurasan SDA yang berakibat kerusakan lingkungan. Dia mengajak semua pihak menjaga kelestarian lingkungan.

Baca juga artikel terkait Jokowi: Manajemen Tambang Harus Ramah Lingkungan:

  1. Harga Minyak Dunia Susut
  2. Pertumbuhan Industri Tambang Tergantung Proyek Listrik 35 Ribu MW
  3. Harga Minyak Naik Merespon Penurunan Pasokan Minyak AS
  4. Sektor Pertambangan Rawan Manipulasi Transfer Pricing?
  5. Penerimaan Pajak Sektor Pertambangan Jeblok
  6. Clean Coal Technology (CCT) Untuk Produksi Batu Bara Yang Bersih
  7. Great Sale di Saham Tambang Tahun Ini
  8. Ekonomi Kuartal II/2019, Sektor Pertambangan Turun 0,71 Persen
  9. Fungsi Batu Bara di Kehidupan Sehari–hari
  10. Harga Minyak Fluktuatif, Triwulan III Laba Petrosea Naik 16%
  11. Ribuan Perusahaan Tambang di RI, Hanya 10 Yang Jalankan CSR
  12. Pekerjaan dengan Gaji Tertinggi di Indonesia, Inilah 10 diantaranya!
  13. Bertemu Menteri ESDM, Menteri Erick Thohir Bahas RUU Minerba
  14. Harga Minyak Naik Merespon Penurunan Pasokan Minyak AS
  15. Produksi Batubara Tahun Ini Diprediksi Mencapai 530 juta ton
  16. Realisasi DMO Batu Bara Masih Jauh dari Target
  17. Winter is Coming! Siap-siap Harga Batu Bara Melesat

Jokowi juga mempertanyakan masih adanya ekspor bahan baku baterai mobil listrik. Ketimbang ekspor, Jokowi meminta Indonesia memproduksi baterai litium (Li-ion) untuk mobil listrik.