Jokowi Didesak Tutup Tambang yang Abai Selama Pandemi

Jokowi Didesak Tutup Tambang yang Abai Selama Pandemi

Jokowi-Didesak-Tutup-Tambang-yang-Abai-Selama-Pandemi
Jokowi Didesak Tutup Tambang yang Abai Selama Pandemi

Jaringan Advokasi Tambang (Jatam) mendesak Presiden Joko Widodo agar menghentikan sementara operasi perusahaan tambang. Dilakukan di sejumlah wilayah yang dinilai abai terhadap buruh selama masa pandemi corona (Covid-19).

Kepala Kampanye Jatam Nasional, Melky Nahar mengungkapkan, pihaknya telah melakukan pemantauan terhadap tambang yang masih beroperasi di sejumlah wilayah mulai, Sulawesi, Maluku, Banyuwang, hingga Papua, mulai dari 31 Maret sampai dengan 4 Mei 2020.

Hasilnya, kata Melky, sejumlah perusahaan tambang yang masih beroperasi tersebut abai dan mempertaruhkan keselamatan buruh di tengah masa pandemi Covid-19.

“Rata-rata perusahaan tambang di berbagai daerah, masih dan terus beraktivitas, enggan rugi secara ekonomi, namun abai terhadap keselamatan para buruh, serta terus memperparah kerusakan,” ujar Melky dalam diskusi online via Zoom, Rabu (6/5).

Melky lebih lanjut mengemukakan sejumlah persoalan pada perusahaan tambang yang beroperasi. Sejumlah persoalan itu mulai dari, eksploitasi buruh, fasilitas kesehatan minim, intimidasi dan kriminalisasi, hingga pemutusan hubungan kerja (PHK) maupun merumahkan karyawan.

Baca Juga: Pemerintah dan DPR Diminta Perkuat BUMN di RUU Minerba

Melky menganggap sejumlah perusahaan tambang yang masih mempekerjakan buruh selama masa pandemi ini seperti tak mau merugi dengan mengabaikan keselamatan buruh.