Janji China Netral Karbon Pada Tahun 2060

Must read

Tahun 2021 ini, China berjanji akan menjadi negara yang netral karbon pada tahun 2060. Rencana pernyataan tersebut didukung oleh upaya China dalam berinvestasi di berbagai bidang energi seperti energi surya, angin, dan nuklir. 

Namun nampaknya, industri berat berbahan batu bara masih mendominasi, industri ini menyumbang 37% dari kegiatan ekonominya pada tahun lalu. Tidak hanya itu, produksi batubara merah China juga menunjukkan peningkatan sebesar 8,8% menjadi 1,62 miliar ton dalam lima bulan pertama di tahun 2021.

Peningkatan produksi batubara China juga didukung oleh data yang rilis dari Xinhua pada 21 Juni 2021. Data tersebut menunjukkan indeks harga transaksi batubara China Taiyuan berada di 158,26 poin, naik 0,30% dari minggu ke minggu. 

Indeks yang dirilis oleh China Taiyuan Coal Transaction Center (CTCTC), provinsi yang kaya batu bara di China, mencerminkan tingkat harga batubara dan perubahan di area produksi utama China. 

Menurut data dari National Bureau of Statistics (NBS), terdapat pula peningkatan volume batubara China pada bulan Januari-Mei sebesar 9,8% dari level pada periode yang sama tahun 2009, yang menempatkan pertumbuhan rata-rata dalam dua tahun terakhir sebesar 4,8%. 

Sebagai dampak dari peningkatan produksi, negara konsumen batubara terbesar ini mengalami penurunan impor sebesar 25,2% menjadi 111,17 juta ton pada lima bulan pertama di tahun 2021 jika dibandingkan dengan tahun sebelumnya yang mencapai 303,9 juta ton.

Melihat hal tersebut dan rencana nya untuk bebas karbon di tahun 2060, Presiden China, Xi Jinping, telah mengumumkan bahwa China akan meningkatkan porsi bahan bakar non-fosil dalam konsumsi energi primer menjadi sekitar 25% pada tahun 2030. 

Baca Juga : China Bermimpi Netralitas Karbon Sebelum 2060

Dalam hal tersebut pemerintah juga mendesak percepatan konstruksi proyek tenaga surya dan angin, serta perusahaan jaringan listrik yang dihasilkan dari pembangkit.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article