IWIP: RI Berperan Penting dalam Produksi Nikel Dunia

Must read

IWIP: RI Berperan Penting dalam Produksi Nikel Dunia
IWIP: RI Berperan Penting dalam Produksi Nikel Dunia

Direktur External Relations PT Indonesia Weda Bay Industrial Park (IWIP) Scott Ye menyatakan, Indonesia memiliki peran penting terkait ketersediaan dan produksi nikel dunia.

Hal tersebut diungkapkannya dalam diskusi virtual bertajuk “Indonesia’s Nickel Boom and Plans to be an EV Battery Hub” yang digelar oleh The Jakarta Foreign Correspondents Club (JFCC), sebuah asosiasi wartawan asing di Indonesia.

Scott Ye dalam sesinya menjelaskan sejarah penggunaan nikel di dunia yang dimulai dari Ancient Egyptian Pharaoh Tutankhamun untuk pisau, kemudian pembuatan koin, perkakas stainless steel, hingga tesla untuk kendaraan listrik.

European United akan berhenti menggunakan kendaraan berbahan bakar energi fosil mulai tahun 2030. Sementara China menargetkan 25 persen kendaraan listrik (EV) di tahun 2025 untuk mengurangi emisi dan polusi,” ungkapnya. 

Ia menilai, agar membuat kualitas EV lebih baik, dibutuhkan kualitas baterai yang lebih baik pula. Sedangkan, kualitas baterai yang lebih baik memerlukan komponen nikel yang lebih banyak. Scott Ye menyebutkan, Indonesia mempunyai cadangan nikel sebesar 21 juta ton. Jumlah ini setara dengan 24 persen sumber nikel dunia. Bahkan, pada 2018, Indonesia pernah berhasil memproduksi 560.000 ton nikel. 

Baca Juga : Bangga! Indonesia Jadi Raja Nikel Dunia

“Dahulu pada 1960-an, produksi nikel Indonesia masih terbatas, karena hanya ada dua pihak utama yang mengelola nikel, yaitu Antam dan Vale,” tukas Scott.

Hanya saja pada 2014, Indonesia mulai meningkatkan produksi nikel. Hal ini berdampak pada penjualan nikel mentah yang menurun, sedangkan penjualan produk nikel terus meningkat pesat.  Hingga pada 2019, ekspor produk nikel sudah naik enam kali lipat. Jika awalnya hanya mampu mengekspor 110 kiloton (kt), sekarang Indonesia mampu mengekspor lebih dari 600 kiloton. 

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article