Investasi EBT Diklaim Bisa Redam Tekanan Corona

Investasi EBT Diklaim Bisa Redam Tekanan Corona

Investasi-EBT-Diklaim-Bisa-Redam-Tekanan-Corona
Investasi EBT Diklaim Bisa Redam Tekanan Corona

Penulis utama riset sekaligus Direktur Smith School of Enterprise and Environment Universitas Oxford Cameron Hepburn mengatakan bahwa hasil survei tersebut menunjukkan adanya hubungan kuat antara ekonomi dan lingkungan.

Sementara, ada lima kebijakan yang dibutuhkan selama proses pemulihan perekonomian global.

Yaitu, investasi kesehatan, kesiapsiagaan bencana, belanja riset, pemberian dana talangan untuk organisasi non-profit, dan investasi infrastruktur energi bersih.

“Pengurangan emisi akibat covid-19 hanya sementara. Laporan ini menunjukkan bahwa kita dapat memilih untuk membangun kembali dengan lebih baik dan menjaga agar tetap ada perbaikan seperti udara yang lebih bersih, kedekatan kembali dengan alam, dan mengurangi emisi gas rumah kaca,” kata Cameron.

Dia menyarankan para kepala negara untuk mengambil kebijakan fiskal yang menawarkan perbaikan ekonomi sekaligus berdampak positif bagi iklim.

Perbaikan yang mereka sarankan antara lain dengan menggenjot investasi infrastruktur dalam bentuk aset energi terbarukan, pengembangan teknologi penyimpanan energi (termasuk hidrogen), modernisasi jaringan, dan belanja teknologi terkait.

Diketahui, Menteri Keuangan Sri Mulyani merespons penanganan wabah virus corona dengan kebijakan yang bertentangan dengan prinsip energi terbarukan seperti memberikan diskon bahan bakar pesawat.

Baca Juga: Lo Kheng Hong Nikmati Miliaran Rupiah dari Indika

Survei Universitas Oxford menunjukkan investasi pada energi terbarukan penting dijalankan untuk memulihkan ekonomi yang tertekan akibat virus corona. Survey dilakukan terhadap 231 responden pejabat Kementerian Keuangan, Bank Sentral, dan 53 Ekonom dunia termasuk Indonesia.