Insentif Jadi Penyelemat Investasi Hulu Migas

Insentif Jadi Penyelemat Investasi Hulu Migas

Insentif-Jadi-Penyelemat-Investasi-Hulu-Migas
Insentif Jadi Penyelemat Investasi Hulu Migas

Beratnya tekanan di sektor hulu minyak dan gas bumi pada tahun ini membuat target investasi berpotensi tidak tercapai.

Untuk itu, pemberian insentif dinilai dapat menjaga iklim investasi di sektor hulu migas bisa tetap terjaga.

Pengamat ekonomi energi dari Universitas Gadjah Mada (UGM) Fahmy Radhi kemudahan investasi dan pemberian insentif bisa menjadi solusi untuk menjaga investasi di sektor hulu migas.

“Untuk menjaga momentum di tengah pandemi investasi perlu pemberian insentif,” katanya.

Fahmy memprediksi untuk target investasi pada tahun ini tidak akan tercapai dengan merujuk pada kondisi yang terjadi saat ini.

Baca Juga: Kontrak Perusahaan Pelayaran Migas Tak Diputus Meski Corona

Adapun, Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas) menargetkan investasi senilai US$13,8 miliar dengan realiasi per Maret 2020 telah mencapai US$2,87 miliar.

Adapun, struktur investasi tersebut sebesar 73 persen merupakan investasi untuk produksi. 8 persen untuk administrasi, 4 persen untuk eksplorasi dan 15 persen untuk pengembangan.