Inilah Metadata SIG! Wadah Penyimpanan Data Geospasial

Must read

Metadata SIG (Sistem Informasi Geografis) merupakan sebuah wadah yang digunakan untuk menyimpan dan menganalisis kumpulan data yang berhubungan dengan ruang kebumian atau geospasial. Isi metadata ini biasanya ditampilkan dalam format dokumen XML (Extensible Markup Language).

Adapun data yang dimuat dalam metadata tersebut meliputi informasi dasar mengenai data apa, siapa, dimana, kapan, mengapa, serta bagaimana data tersebut dikumpulkan. Contohnya tanggal pembuatan data, abstrak, judul, publikasi, cakupan area, proyeksi maupun informasi lainnya.

Secara garis besar, konsep metadata terbagi dua. Pertama, metadata struktural yang mengandung pesan dan spesifikasi data. Sedangkan yang kedua adalah metadata deskriptif atau yang menjelaskan isi dari data tersebut.

Dalam tujuan pembuatannya, metadata SIG digunakan untuk mendefinisikan informasi yang diperlukan oleh seorang pengguna prospektif, sehingga dapat diketahui ketersediaan suatu set data spasial SIG. Selain itu dapat juga diketahui pula kesesuaian set data spasial SIG yang sesuai dengan keinginan pengguna. Gambaran ini sekaligus menunjukkan standar metadata spasial SIG.

Kendati demikian, standar ini tidak menetapkan tata cara bagaimana informasi diorganisasikan dalam suatu sistem komputer atau dalam suatu transfer data, tidak juga menetapkan tata cara bagaimana informasi tersebut ditransmisikan, dikomunikasikan atau disampaikan kepada pengguna. 

Namun, apabila standar metadata geospasial (SIG) terkesan sangat lengkap  itu disebabkan oleh standarnya yang dibentuk dan didesain untuk mendeskripsikan seluruh data geospasial yang nantinya akan dideskripsikan lebih lanjut.

Untuk manfaat dan fungsi metadata SIG ini di antaranya membantu mengorganisir dan mengelola data, pengguna dapat mengetahui lokasi penyimpanan data spasial SIG dan cakupan areal yang dipetakan, dan menghindari adanya duplikasi karena data yang sudah dibuat tercatat dengan baik dan diketahui.

Baca Juga : SIG Pabrik Tuban Reklamasi Bekas Tambang

Di samping itu, adanya metadata dapat membantu mempromosikan ketersediaan data spasial SIG pada komunitas geospasial. Terakhir, penyedia data dapat mempromosikan ketersediaan data dan memungkinkan kerjasama dengan pihak lain untuk update dan lain-lain.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article