Ini Sumber Energi Primadona Masa Depan!

Ini Sumber Energi Primadona Masa Depan!

Ini Sumber Energi Primadona Masa Depan!
Ini Sumber Energi Primadona Masa Depan!

Ternyata bahan bakar fosil dewasa ini sudah mulai meredup sinarnya.

Kemilau sumber energi fosil mulai tersaingi oleh sinar tenaga surya yang diprediksi melonjak 80% beberapa tahun mendatang seiring meningkatkan kebutuhan listrik di banyak negara. 

Berdasarkan catatan International Energy Agency (IEA) atau Badan Energi Internasional penghasil tenaga listrik lebih murah dengan energi matahari dibandingkan dengan batu bara.

Berdasarkan laporan IEA salah satu sumber listrik termurah dalam sejarah yakni sel surya fotovoltaik.

Sistem fotovoltaik dapat dipasang sebagai panel di rumah atau bisnis, serta digunakan di taman surya.

Menurut International Renewable Energy Agency atau Badan Energi Terbarukan Internasional biaya listrik dari instalasi fotovoltaik skala besar telah turun dari sekitar 38 sen per kilowatt-jam pada 2010 menjadi rata-rata global 6,8 sen per kilowatt-jam.

Menurut Direktur Eksekutif IEA Fatih Birol berdasarkan laporan IEA tenaga surya dapat menjadi primadona pasar listrik dunia.

Tentunya hal itu perlu pengaturan dan kebijakan yang tepat agar berada di jalur yang sesuai untuk mencetak rekor baru setiap tahunnya setelah 2022.

Laporan IEA juga menjabarkan tiga skenario untuk pengembangan pasar energi global di masa depan pasca pandemi COVID-19.

Baca Juga: Ekspor Batu Bara Masih Menjanjikan

Salah satu skenario yang diekplorasi IEA menghasilkan kemungkinan yang akan dirasakan dunia, pertama permintaan energi global ke tingkat normal pada 2023.

Kedua jumlah sistem fotovoltaik tumbuh dengan kuat, dan ketiga meningkatkan kapasitas matahari rata-rata 12% per tahun hingga 2030.