Ini Rekomendasi Saham Tambang Nikel

Ini Rekomendasi Saham Tambang Nikel

Ini Rekomendasi Saham Tambang Nikel
Ini Rekomendasi Saham Tambang Nikel

Sejumlah analis menilai emiten penambangan nikel memiliki prospek yang menarik sejalan dengan berkembangnya industri mobil listrik.

Meningkatnya permintaan terhadap nikel akibat pengembangan industri mobil listrik dapat menjadikan nikel sebagai komoditas andalan Indonesia.

Hanya saja melihat cadangan nikel di Indonesia perlu adanya eksplorasi lanjutan lantaran saat ini cenderung cukup kecil jika dibandingkan dengan produksinya.

Hingga Juli 2020 total neraca sumber daya bijih nikel Indonesia mencapai 11,88 miliar ton.

Sedangkan total sumber daya logam nikel sebesar 174 juta ton.

Neraca cadangan bijih nikel hingga Juli 2020 tercatat sebesar 4,34 miliar ton dan total cadangan logam nikel sebesar 68 juta ton.

Data tersebut dikumpulkan dari 328 lokasi di Indonesia.

Adanya penambangan nikel lebih luas di Indonesia juga akan berdampak positif bagi penduduk di sekitar tambang, hal ini karena biasanya wilayah yang dekat dengan tambang memberikan pengaruh cukup baik bagi ekonomi di area tersebut.

Namun, perlu diperhatikan dari sisi pembuangan limbah tambangnya dan menerapkan good mining practice yang baik.

Dengan harga nikel yang kembali meningkat, bahkan menembus US$ 15.000 per metrik ton dapat mengerek kinerja perusahaan nikel.

Baca Juga: Harga Batu Bara Siap Melejit

Sehingga diprediksi emiten penambang nikel akan mencetak kinerja yang cukup baik sampai tutup tahun ini.

Guna meningkatkan kinerja, sambungnya, perusahaan juga bisa mencari potensi kontrak baru untuk penjualan nikel serta melakukan eksplorasi untuk mencari cadangan anyar.