Industri Hilir Batu Bara Segera Beroperasi

Industri Hilir Batu Bara Segera Beroperasi

Industri-Hilir-Batu-Bara-Segera-Beroperasi
Industri Hilir Batu Bara Segera Beroperasi

Industri hilir batu bara pertama di Bumi Etam ini ditargetkan beroperasi pada 2024 mendatang.

PT. Bakrie Capital Indonesia (BCI), PT. Ithaca Resources, dan Air Products menjalin aliansi strategis membangun industri metanol di Batuta Industrial Chemical Park, Bengalon, Kutai Timur, Kaltim.

Berdasarkan kontrak jangka panjang tersebut, PT. BCI dan PT. Ithaca Resources akan memasok bahan baku batu bara dan telah berkomitmen mengambil alih produksi metanol untuk dipasarkan di Indonesia.

Batu bara yang dipasok dari tambang milik PT. Bumi Resources Tbk (BUMI) dan PT. Ithaca Resources tersebut kemudian diolah oleh fasilitas produksi milik Air Products menjadi metanol.

Direktur Batuta Coal Industrial Port (BCIP) Harsa Wardana mengatakan, saat ini BCIP sudah melakukan kesepakatan untuk membangun kawasan tersebut.

Proyek yang diklaim mampu memproduksi 1,8 juta ton metanol per tahun ini diharapkan beroperasi pada 2024.

Ke depannya, industri metanol akan mengurangi impor bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan dan pada akhirnya akan mengurangi tekanan pada mata uang rupiah.

Industri itu akan masuk dan mulai membangun di Kaltim pada 2021, lahannya sudah siap dibangun. Lahan di kawasan itu ada sebagian sudah dibeli, ada yang disewa.

“Nanti kita siapkan lahannya, lalu PT .BCI akan langsung membangun kawasannya,” jelasnya.

Wardana menjelaskan, kawasan Industri Kimia Batuta Coal Industrial Port (BCIP) memiliki 1.000 hektare.

Baca Juga: Harga Minyak Dunia Menguat Usai Pelonggaran Lockdown

Lokasi yang dipilih adalah di Kecamatan Sangkulirang, Kaliorang dan Bengalon (Lubuk Tutung), Kabupaten Kutai Timur, Kaltim.

Pembangunan industri biasanya hanya berlangsung dua tahun. Namun khusus proyek ini, karena lebih sulit akan memakan waktu lebih lama.