Indonesia Mulai Uji Coba Energi Samudra

Indonesia Mulai Uji Coba Energi Samudra

Indonesia Mulai Uji Coba Energi Samudra
Indonesia Mulai Uji Coba Energi Samudra

Kementerian ESDM mencatat, Indonesia memiliki sumber energi panas bumi dengan potensi listrik sebesar 23,9 GW, angin 60,6 GW, air 75 GW, dan tenaga surya 207,8 GW.

Menteri ESDM menyebutkan bahwa saat ini kementerian tengah mengembangkan pilot project alias uji coba energi samudera di beberapa lokasi.

Guna menghitung keekonomian proyek listrik dari energi laut ini. Energi dari Samudra merupakan jenis sumber energi baru terbarukan atau EBT yang punya potensi besar namun belum teroptimalkan secara baik.

Ada dua teknologi yang sedang dikaji dan diuji coba untuk memanfaatkan energi samudera menjadi listrik.

Pertama, teknologi gelombang laut. Penggunaan teknologi ini melalui Oscillating Water Column (OWC) yang berpeluang ditempatkan di perairan selatan Enggano.

Sedangkan teknologi gelombang laut menggunakan heaving device berpotensi dioperasikan di wilayah Mentawai.

Kedua, teknologi energi panas laut atau Ocean Thermal Energy Conversion (OTEC) di perairan Bali Utara.

Balitbang ESDM pun sudah melakukan feasibility study (FS).

FS dilakukan pada teknologi arus laut di Selat Alas antara Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa. Juga dilakukan di Selat Sape (antara Pulau Sumbawa dan Pulau Komodo), dan Selat Pantar (antara Pulau Pantar dan Pulau Alor).

Baca Juga: Transisi Energi RI Diramal Baru Terealisasi Setelah 2030

Sumber EBT lainĀ  yang bisa dikonversi sebagai listrik adalah bioenergi. Sumber energi tersebut memiliki potensi 32,6 Gigawatt (GW), namun baru terealisasi sebesar 5,8% atau 1.895,7 Megawatt (MW).