Indonesia Jadi Raja Energi Ramah Lingkungan 2025

Indonesia sedang mempersiapkan diri untuk menjadi raja energi ramah lingkungan tahun 2025.

Menteri Kordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan berencana menjadikan Indonesia sebagai raja energi ramah lingkungan di tahun 2025.

Luhut mengungkap, alam RI punya sumberdaya yang sangat melimpah yang dapat dimanfaatkan sebagai komponen dan sumber energi ramah lingkungan.

Raja-Energi-Ramah-Lingkungan
Raja Energi Ramah Lingkungan

“Tahun ini kita akan menjadi negara yang sangat penting karena kawasan dasar laut internasional (UNCLOS) memiliki sumber daya mineral yang melimpah” ujar Luhut di Hotel Aryaduta Jakarta, Rabu (5/2/2020).

Baca Juga : Pemanfaatan Energi Nuklir untuk Listrik di Indonesia

Menurut Luhut, sumber daya tersebut merupakan bahan baku untuk pembuatan lithium baterai, yang merupakan salah satu energi yang ramah lingkungan.

Luhut lantas menuturkan setelah lithium baterai, ke depannya akan ada lagi energi yang lebih masa depan yakni hydrogen energy. Indonesia pun dikatakan akan menjadi pemain besar di green energy product ini.

“Ke depan akan ada energi yang kami sebut hydrogen energi, ini jadi energi yang lebih masa depan dari lithium baterai. Nah hydrogen ini bisa diproduksi dengan hydro power, karena hydro power costnya hanya 2-4 sen/Kwh,” terang Luhut.

“Karena cost energi di negara negara lain bisa sampai 9 10 12 15 sampai 17 sen/Kwh jadi Indonesia akan jadi pemain global lagi di dalam green green product. Kalau ini semua jalan dengan sumber yang baik Indonesia ini negara yang betul betul akan sangat hebat ke depannya,” pungkas Luhut.