Indika Energy Kaji Pangkas Panduan Produksi 2020

Indika Energy Kaji Pangkas Panduan Produksi 2020

Indika Energy Kaji Pangkas Panduan Produksi 2020
Indika Energy Kaji Pangkas Panduan Produksi 2020

Pasar permintaan terhadap batu bara yang melesu membuat segenap perusahaan tambang berupaya mengoreksi target produksi tahunan. Kebijakan tersebut diambil guna menjaga efisiensi produksi.

Salah satu emiten induk pertambangan batu bara, PT. Indika Energy Tbk., pun tengah mengkaji untuk memangkas panduan kinerja produksinya yang telah ditargetkan pada awal tahun ini.

Head of Corporate Communications Indika Energy Ricky Fernando mengatakan bahwa perseroan terus berupaya mengoptimalkan produksi dan hingga saat ini operasional masih berjalan sesuai dengan target produksi yang ditetapkan pada awal tahun ini.

Namun, di tengah gejolak pasar batu bara, emiten berkode saham INDY itu mengaku juga melihat alternatif opsi kebijakan dan tengah melakukan pengkajian terhadap kemungkinan pemangkasan produksi.

“Saat ini perseroan dalam proses budget reviewing dan akan melakukan analisa lebih lanjut setelahnya,” ujar Ricky kepada Bisnis, Rabu (12/8/2020).

Untuk diketahui, INDY menargetkan produksi batu bara sebesar 30,95 juta ton pada tahun ini.

Target itu termasuk produksi batubara berkalori tinggi sebanyak 1,3 juta ton melalui entitas usahanya, PT. Multi Tambangjaya Utama (MUTU) yang berlokasi di Kalimantan Tengah.

Adapun, Ricky menjelaskan bahwa penurunan aktivitas perekonomian global dan melemahnya harga batu bara telah mempengaruhi kinerja perseroan.

Oleh karena itu, perseroan akan terus memastikan upaya efisiensi biaya, optimalisasi belanja modal, dan pengelolaan arus kas perseroan terus berjalan dengan baik.

Baca Juga: Lo Kheng Hong Kerek Saham MNC

Kendati demikian, perseroan belum menerbitkan laporan kinerja pada semester I/2020. Seiring dengan laporan tersebut akan ditelaah terbatas dengan auditor.