Ilmuwan Ciptakan Teknologi Pengubah Emisi Jadi Energi

Ilmuwan Ciptakan Teknologi Pengubah Emisi Jadi Energi

Ilmuwan-Ciptakan-Teknologi-Pengubah-Emisi-Jadi-Energi
Ilmuwan Ciptakan Teknologi Pengubah Emisi Jadi Energi

Emisi gas rumah kaca selama ini dianggap sebagai akar dari Pemanasan Global.

Namun dengan seiring berkembang pesatnya teknologi para ilmuwan menciptakan mekanisme untuk mengubah emisi tersebut menjadi hal yang lebih bermanfaat dalam bentuk gas sintetik.

Gas sintetik (synthetic gas atau syngas) adalah blok bangunan penting dalam pembuatan bahan kimia. Kebanyakan orang mungkin tidak pernah mendengar tentang syngas. Padahal setiap hari itu digunakan untuk produksi obat-obatan, pupuk, plastik serta bahan bakar.

Namun sayangnya, meski syngas—yang merupakan campuran hidrogen dan karbon monoksida—difermentasi untuk menghasilkan energi terbarukan, tapi prosesnya tidak selalu bebas karbon. Seringnya, memproduksi syngas menggunakan gas alam atau produk sisa dari batubara.

Baca Juga: UU Minerba Sudah Disahkan Pada 10 Juni 2020

Kini, para ilmuwan di Australia mengungkapkan bahwa syngas dapat dibuat dari karbon dioksida dan mereka berhasil menemukan proses yang bisa dilakukan dengan mudah dan murah. Ini merupakan langkah yang sangat menarik karena para insinyur telah meneliti hal ini selama bertahun-tahun.