IHSG Menguat Setelah Ditopang 9 Sektor

IHSG Menguat Setelah Ditopang 9 Sektor

IHSG-Menguat-Setelah-Ditopang-9-Sektor
IHSG Menguat Setelah Ditopang 9 Sektor

Pada pukul 10.25 WIB, IHSG menguat 1,52 persen atau 68,99 poin menjadi 4.614,95. Terpantau 225 saham menguat, 106 saham koreksi, dan 165 saham stagnan.

Sejumlah 9 sektor berhasil menopang penguatan IHSG sebesar 1,5 persen pada perdagangan Selasa (26/5/2020).

Pada pukul 10.25 WIB, IHSG menguat 1,52 persen atau 68,99 poin menjadi 4.614,95. Terpantau 225 saham menguat, 106 saham koreksi, dan 165 saham stagnan.

Hampir seluruh sektor di BEI juga mengalami penguatan, atau tepatnya 9 sektor menghijau. Sektor Perkebunan menguat 0,17 persen, dan Finansial menguat 2,17 persen. Adapun, sektor Pertambangan menguat 0,52 persen, sektor Infrastruktur menguat 1,86 persen, dan sektor Manufaktur menguat 1,85 persen.

Sektor Konsumer yang sempat melemah pun berhasil rebound 0,91 persen. Pelemahan khususnya disebabkan oleh kinerja saham Grup Salim di sektor ini.

Saham PT. Indofood Sukses Makmur TBk. (INDF) mengalami pelemahan 6,61 persen ke level Rp. 6.000 per saham. Di sisi lain, saham PT. Indofood CBP Sukses Makmur melemah 6,77 persen ke level Rp8.950 per saham.

Baca Juga: Batu Bara Diserap Pasar Dalam Negeri

Pelemahan didorong oleh aksi jual bersih yang dilakukan investor domestik. Secara total, jual bersih investor domestik terhadap ICBP mencapai sekitar Rp. 3,4 miliar, sementara terhadap INDF tercatat sebesar Rp. 11 miliar.

Kendati demikian, investor asing justru masih melakukan beli bersih terhadap dua saham tersebut. Beli bersih investor asing terhadap ICBP mencapai Rp. 3,35 miliar, sementara terhadap INDF mencapai sekitar Rp. 10,87 miliar.

Sementara itu, 1 sektor yang melemah ialah Properti dengan koreksi 1,48 persen. Berikut kinerja sektoral IHSG hingga pukul 10.24 WIB.