IHSG Menguat Berkat Harga Minyak

IHSG Menguat Berkat Harga Minyak

IHSG-Menguat-Berkat-Harga-Minyak
IHSG Menguat Berkat Harga Minyak

Saham dari Kelompok 45 saham unggulan atau Indeks LQ45 yang menguat adalah PT. PP Tbk (PTPP) hingga 4,3% ke Rp. 595.

Secara umum, saham paling menguat adalah PT. Merdeka Copper Gold Tbk (REAL) hingga 6,4% ke Rp. 1.150.

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pembukaan perdagangan awal pekan (6/4/2020) menguat mencapai 1,3% atau 59,87 poin ke 4683,3.

Sejumlah 147 saham menguat, 30 melemah, dan 101 stagnan. Asing menjual saham hingga Rp.3,42 miliar.

Kepala riset PT. Valbury Sekuritas Alfiansyah menilai penguatan IHSG didorong oleh upaya pemerintah dalam menanggulangi dampak Virus Corona.

“Diakhir Maret lalu, pemerintah telah mengumumkan stimulus untuk menambah alokasi belanja dalam anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) sebesar Rp. 405 triliun. Dari total stimulus Rp. 405 triliun, sebesar Rp. 110 triliun untuk program perlindungan sosial dan Rp. 75 triliun untuk kesehatan,” kata Alfiansyah.

Sementara Rp. 150 triliun dialokasikan bagi pemulihan ekonomi dan Rp. 70,1 triliun insentif perpajakan dan stimulus kredit usaha rakyat (KUR).

Konsekuensinya, dana extra ordinary ini memicu peningkatan defisit anggaran hingga 5,07%.

Sebenarnya, angka tersebut melewati ambang defisit dalam Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2003 tentang Keuangan Negara.

Baca Juga: Skenario Terburuk, Minyak Mentah Dunia Gratis

Dalam penjelasan Pasal 12, defisit anggaran dibatasi maksimal 3% dari produk domestik bruto (PDB).

Sebagai payung hukumnya, pemerintah mengeluarkan Perpu sebagai relaksasi kebijakan defisit APBN di atas 3%, paling tidak selama tiga tahun.

Pemerintah mengeluarkan anggaran untuk meredam dampak Covid-19 untuk mampu menahan kejatuhan bagi perekonomian nasional.