IHSG Dibuka Naik Pagi Hari Ini Didukung Sektor Pertambangan

Trend penguatan bursa saham di Asia terus berlanjut. Indeks Nikkei225 dari Jepang naik 0.52% dan indeks Hangseng menguat 0.14%. Demikian juga dengan indeks Taiex, menguat 0.40% dan Kospi naik tipis 0.09% namun indeks Shanghai turun 0.27%.

Kabar negosiasi dagang antara AS dan China menjadi salah satu faktor. Pasar juga sedang mencermati rapat Federal Open Market Committee yang dimulai hari ini hingga besok. Beberapa partisipan The Fed mungkin melihat pemangkasan Oktober akan menjadi pemangkasan terakhir untuk tahun 2019 ini.

Baca juga:

  1. Prioritas Energi Baru Terbarukan, B30 Dijalankan Awal 2020
  2. Mengenal Sejumlah Regulasi yang Mengatur CSR di Indonesia
  3. Bertemu Menteri ESDM, Menteri Erick Thohir Bahas RUU Minerba

IHSG dibuka naik ke level 6267.68, demikian juga dengan indeks LQ45, menguat ke level 993.66. Kenaikan IHSG dipimpin oleh sektor pertambangan yang naik 0.64% kemudian disusul oleh sektor aneka industri yang menguat 0.54% lalu sektor infrastruktur yang naik 0.22%.

Untuk nilai tukar rupiah, melemah tipis menjadi Rp.14029 per dolar AS dibandingkan posisi kemarin di Rp.14028 per dolar AS. Pergerakan rupiah cenderung lebih stabil sejak kemarin.

Kwon Ahmin, global strategist NH Investment & Securities mengatakan bahwa penguatan rupiah sebelumnya dipicu oleh pelemahan dolar dan kemajuan negosiasi dagang AS-China. Tapi penguatan rupiah hanya jangka pendek karena indikator ekonomi Indonesia masih lemah dan Bank Indonesia kemungkinan masih melanjutkan pelonggaran.