Holding Petrosea Targetkan 50% Pendapatan dari Non-Batu Bara

0
8
Holding Petrosea Targetkan 50% Pendapatan dari Non-Batu Bara
Holding Petrosea Targetkan 50% Pendapatan dari Non-Batu Bara

Holding company (perusahaan induk) PT Petrosea Tbk yakni PT Indika Energy Tbk (INDY) targetkan 50% pendapatan perseroan dari sektor non-batubara pada 2025. Adapun sampai pada akhir 2020, sektor non-batubara baru menyumbang 25% pendapatan INDY secara konsolidasi.

Untuk mencapai target ini, Wakil Direktur Utama dan Group CEO INDY, Azis Armand mengatakan bahwa pihaknya sejak tiga tahun lalu telah melakukan diversifikasi terhadap proyek-proyek energi terbarukan hingga teknologi. 

Holding Petrosea ini telah melakukan investasi diversifikasi bisnis meliputi tambang emas, teknologi digital, energi baru terbarukan, kendaraan motor listrik, juga solusi berbasis alam atau nature based solutions.

Rencana INDY untuk mendiversifikasikan bisnisnya ke segmen non-batubara juga membawa berkah bagi Petrosea sebagai kontraktor untuk pengerjaan front end engineering and design (FEED) yang akan dilanjutkan dengan negosiasi pengerjaan engineering, procurement, and construction (EPC) dari proyek tambang emas Awak Mas yang diambil alih oleh INDY dari Nusantara Resources Limited (NUS). 

Lebih lanjut Azis mengungkapkan, di tengah situasi ekonomi global yang cukup menantang akibat pandemi, memacu perseroan untuk lebih adaptif dan tangkas dalam melihat peluang usaha.

Baca Juga : Prospektif! Saham Petrosea Masih di ’Hold’ Lo Kheng Hong

Menurutnya, diversifikasi bisnis itu merupakan inovasi INDY dalam melihat perubahan tren energi di masa depan yang cenderung memprioritaskan energi terbarukan. INDY sendiri telah melakukan diversifikasi ke sektor non-batubara sejak 2018, sejalan dengan tujuan eksistensi perusahaan untuk memberi energi pada Indonesia demi masa depan yang berkelanjutan. 

Dengan adanya target dan upaya-upaya yang telah dilakukan, holding company Petrosea ini juga berambisi untuk mencapai net zero emission di tahun 2050. Harapannya target ini bisa tercapai melalui perubahan portofolio aset INDY dan dekarbonisasi di anak-anak usaha yang nantinya akan berkontribusi terhadap energi low emission secara konsolidasi.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here