Harga Minyak Sehat Berkat Stimulus Global

Harga Minyak Sehat Berkat Stimulus Global

Harga Minyak Sehat Berkat Stimulus Global
Harga Minyak Sehat Berkat Stimulus Global

Kenaikan harga minyak berhasil dicatatkan oleh komoditas minyak. Secara bertutut-turut harga minyak kontrak Brent membukukan. 

Membaiknya harga minyak terjadi seiring langkah stimulus global yang menopang, mendorong permintaan kembali naik ke level sebelum Covid.

Tercatat, minyak mentah berjangka Brent untuk kontrak November tidak berubah sebesar USD45,81 per barel.

Sementara minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik 8 sen menjadi USD43,05 per barel.

Pasar minyak telah mengabaikan dampak Badai Laura karena perusahaan energi melanjutkan upaya pemulihan operasi di anjungan lepas pantai Teluk AS dan penutupan kilang sebelum badai.

Selain itu, melemahnya dolar AS telah mendukung harga minyak meski permintaan bahan bakar sedang berjuang untuk pulih di tengah pandemi virus corona dan pasokan tetap berlebihan.

“Kami percaya bahwa dampak dolar yang lebih murah dari level saat ini akan melihat dampak minimal pada pembelian minyak mentah, terlepas dari harga minyak mentah yang sedikit lebih menguntungkan,” tulis riset RBC Capital.

Lebih lanjut, melihat data Refinitiv dan Vortexa, impor minyak mentah China pada September diprediksi turun untuk pertama kalinya dalam lima bulan karena rekor volume minyak mentah disimpan di dalam dan di luar importir terbesar dunia.

Baca Juga: Studi Uji Kelayakan Air Bekas Lubang Tambang

Hal ini merefleksikan kekhawatiran tentang meningkatnya pasokan dan pemulihan ekonomi global yang melemah.

Hal tersebut juga memangkad bullish pada minyak mentah AS ke level terendah dalam hampir empat bulan.