Harga Minyak Naik ke Level US$ 41,44

Harga Minyak Naik ke Level US$ 41,44

Harga-Minyak-Naik-ke-Level-US$41,44
Harga Minyak Naik ke Level US$ 41,44

Optimisme permintaan minyak yang mulai meningkat seiring menggeliatnya roda perekonomian dunia.

Membuat harga minyak merangkak naik pada perdagangan Jumat (26/6) waktu Indonesia. 

Naiknya harga minya di pasar muncul sebagai hasil dari peningkatan konsumsi BBM di seluruh dunia. 

Berdasarkan data Bloomberg pada hari ni pukul 07.35 WIB, harga minyak jenis Brent untuk kontrak pengiriman Agustus 2020 naik 0,95% menjadi US$ 41,44 per barel.

Sedangkan harga minyak jenis West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak pengiriman Agustus 2020 naik 0,88% ke level US$ 39,06 per barel.

Data satelit menunjukkan ada peningkatan lalu lintas di Tiongkok, Eropa, dan Amerika Serikat (AS). Analis menilai hal itu sebagai pemulihan permintaan BBM.

Perusahaan teknologi lokasi TomTom menyatakan lalu lintas di jalanan Kota Shanghai dalam beberapa pekan terakhir lebih padat dibanding periode yang sama tahun lalu.

Sedangkan, lalu lintas di Moskow hampir sama pada tahun lalu.

Namun, pergerakan harga minyak tertahan lonjakan kasus baru Covid-19 di AS. Hal itu diproyeksi menghambat pemulihan permintaan BBM.

Apalagi, beberapa negara bagian seperti Florida dan Texas merupakan konsumen bensin terbesar. 

“Risiko wabah baru bisa menekan pemulihan permintaan,” kata ANZ Research dalam sebuah catatan dilansir dari Reuters pada Jumat (26/6).

Sentimen negatif lainnya berasal dari prospek peningkatan produksi minyak mentah AS.

Baca Juga: Pendataan Eksplorasi Tambang Kini Dilakukan Secara Digital

Hal itu berdasarkan survei Dallas Federal Reserve Bank terhadap para eksekutif di wilayah penghasil migas utama di negara tersebut. 

Dari hasil survei, sebanyak sepertiga eksekutif yang telah memangkas produksinya berencana meningkatkan produksi kembali pada Juni 2020.

Sedangkan 20% lainnya tetap menutup produksi pada bulan depan.