Harga Minyak Naik Akibat AS Pangkas Produksi

Harga Minyak Naik Akibat AS Pangkas Produksi

Harga-Minyak-Naik-Akibat-AS-Pangkas-Produksi
Harga Minyak Naik Akibat AS Pangkas Produksi

Berdasarkan data Bloomberg. Pada pukul 07.45 WIB Selasa, harga minyak Brent untuk kontrak Juni 2020 naik 2,18% menjadi US$ 33,77 per barel.

Sedangkan harga minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk kontrak Mei 2020 naik 3,64% menjadi US$ 27,03 per barel.

Harga minyak mentah dunia naik tipis pada perdagangan Selasa (7/4) pagi waktu Indonesia. Meski begitu, harga minyak masih tertekan perang harga antara Arab Saudi-Rusia yang masih menunda pertemuan untuk membahas pemangkasan produksi. 

“Penundaan dalam pertemuan OPEC + memicu banyak aksi jual hari ini sebagai akibat dari perbedaan pandangan antara Rusia dan Saudi yang kemungkinan akan menghalangi kesepakatan pada hari Kamis,” kata Presiden Ritterbusch and Associates Jim Ritterbusch, seperti dikutip Reuters. 

Namun, pertemuan kelompok OPEC +, yang semula dijadwalkan Senin. Ditunda hingga Kamis setelah Rusia menolak rencana pemangkasan produksi 1,5 juta barel per hari pada bulan lalu.

Baca Juga: Saham Tambang Diburu Setelah AS-China Sepakat

Padahal permintaan bahan bakar turun sekitar 30% di seluruh dunia karena virus corona. Sementara negara-negara itu membanjiri pasar dengan pasokan yang tidak dibutuhkan.

Pada Senin, Kirill Dmitriev, salah satu negosiator minyak utama Rusia. Ia mengatakan bahwa negaranya dan Arab Saudi hampir mencapai kesepakatan untuk memangkas produksi. Tapi hal itu tidak akan terjadi jika AS tidak ikut serta. “Tanpa AS tidak akan ada kesepakatan,” ujarnya.