Harga Minyak Mentah Menguat ke Level Tertinggi Sejak 9 Pekan

Minyak Mentah Menguat
Harga Minyak Mentah Menguat ke Level Tertinggi Sejak 9 Pekan

Berdasarkan data Bloomberg, minyak West Texas Intermediate (WTI) untuk pengiriman Januari naik 1,57 poin ke level US $58,58 per barel di New York Mercantile Exchange, penutupan tertinggi sejak 23 September.

Sementara itu, minyak Brent untuk kontrak Januari menguat US $1,57 ke level US $63,97 di ICE Futures Europe Exchange yang berbasis di London. Minyak mentah patokan global diperdagangkan lebih tinggi US $5,39 dibandingkan WTI.

Harga minyak mentah menguat ke level tertinggi dalam sembilan pekan karena China mengisyaratkan keinginan baru untuk menyelesaikan perang perdagangan dengan AS yang telah mengganggu permintaan energi global.

Baca juga artikel terkait Harga Minyak Mentah Menguat: Intip Bocoran Nama Dirut Holding Tambang BUMN

Dilansir Bloomberg, Wakil Perdana Menteri China Liu He mengundang negosiator perdagangan utama Presiden AS Donald Trump untuk membahas perselisihan yang sudah berjalan lama.

Dalam pidatonya di Beijing, Liu juga mengungkapkan reformasi ekonomi domestik yang menyentuh beberapa permintaan utama Trump, menurut orang-orang yang menghadiri acara tersebut dan meminta untuk tidak disebutkan namanya.

Sentimen bullish juga didorong dengan dengan kenaikan minyak mentah di atas pergerakan rata-rata 200 hari, menurut Bart Melek, kepala analis komoditas di Toronto-Dominion Bank.

“Kami cenderung merespons ketika Gedung Putih atau Beijing mengatakan sesuatu,” kata Melek, seperti dikutip Bloomberg. Kenaikan harga mungkin juga berasal dari “variabel teknis”.

Minyak telah melemah sekitar 12 persen sejak menyentuh level tertinggi 2019 pada akhir April di tengah peningkatan pasokan minyak mentah di seluruh dunia dan ancaman terhadap permintaan global.

Prospek kesepakatan perdagangan terjadi hanya beberapa jam setelah pemerintah AS mengatakan stok minyak mentah di pusat penyimpanan utama berkurang paling banyak dalam tiga bulan terakhir. Persediaan minyak diesel juga turun, menurut data energy information Administration (EIA) pada Rabu.