Harga Minyak Melejit 20%

Harga Minyak Melejit 20%

Harga-Minyak-Melejit-20%
Harga Minyak Melejit 20%

Harga minyak patokan Amerika Serikat (AS) West Texas Intermediate (WTI) melonjak 20,45% atau US$ 4,17 menjadi US$ 24,56 per barel.

Sementara kontrak naik 3,08% pada hari Senin dan ditutup di atas US$ 20, untuk pertama kalinya sejak pertengahan April.

Ini juga merupakan kenaikan hari kelima berturut-turutnya, kenaikan beruntun harian terlama sejak Juli.

Harga minyak melonjak mencapai lebih dari 20% pada hari Selasa (5/5/2020).

Kenaikan harga dipengaruhi oleh upaya pengurangan produksi yang sedang berlangsung dan pemulihan permintaan karena semakin banyak negara yang melonggarkan aturan penguncian (lockdown) untuk membendung penyebaran wabah virus corona (COVID-19).

Di sisi lain, harga patokan internasional, minyak mentah Brent ditutup naik 13,86% menjadi US$ 30,97 per barel. Ini juga merupakan kenaikan kelima berturut-turutnya.

“Satu hal yang jelas, permintaan turun sudah lewat, dan ini bermanifestasi dalam harga minyak yang sedang naik,” kata Per Magnus Nysveen, kepala analisis Rystad Energy.

“Alasan utama di balik penguatan harga adalah data lalu lintas regional, yang menunjukkan permintaan terendah ada di belakang kita,” tambahnya.

Baca Juga: Harga Batu Bara Lolos dari Koreksi Terendah

Sebelumnya dalam beberapa waktu terakhir, permintaan minyak telah merosot tajam akibat merebaknya pandemi virus corona di seluruh dunia.

Pandemi ini telah memaksa miliaran orang untuk mengurangi aktivitas di luar rumah dan tidak bepergian, membuat perjalanan udara terhenti.