Harga Minyak Hari Ini Melesat

Dolar AS naik ke level tertinggi sejak awal Desember. Minyak yang biasanya dihargai dalam dolar AS sehingga greenback yang lebih kuat membuat minyak mentah lebih mahal untuk pembeli dengan mata uang lainnya. Setelah jatuh lima hari, minyak berjangka melesat pada akhir perdagangan.

Minyak mendapatkan dukungan dari rebound di bursa saham Wall Street dan pembicaraan bahwa OPEC dan sekutunya mungkin memperketat pasar di tengah kekhawatiran virus corona yang dapat menekan permintaan minyak.

Harga-Minyak-Hari-Ini-Melesat
Harga Minyak Hari Ini Melesat

Banyak saham AS yang menguat dikarenakan kenaikan saham teknologi dan keuangan. Hal ini membantu indeks utama pulih dari aksi jual terbesar dalam waktu sekitar empat bulan.

Baca Juga : Dorong Produksi Aluminium, Holding BUMN Tambang Lirik Uni Emirat Arab

Jim Ritterbusch mengatakan “Sebagian besar kenaikan pasar minyak hari ini mencerminkan dampak dari rebound yang kuat di pasar ekuiti. Dalam sebuah laporan, mencatat dolar yang kuat juga membatasi antusiasme beli di kompleks energi.”

Pada hari senin (27/1/2020), kedua acuan minyak turun ke level terendah sejak bulan Oktober dengan Brent jatuh sebanyak 18% dan WTI anjlok sebanyak 21%. Pasar juga menunggu laporan persediaan minyak mingguan AS.

Para pejabat OPEC juga mulai mempertimbangkan opsi-opsi seperti memperpanjang pengurangan produksi minyak saat ini hingga setidaknya pada bulan Juni.

Dengan kemungkinan pengurangan yang lebih dalam jika permintaan minyak di Tiongkok sangat terpukul oleh virus, kata sumber-sumber OPEC.