Harga Minyak Drop Akibat Melimpahnya Stok

Harga Minyak Drop Akibat Melimpahnya Stok

Harga Minyak Drop Akibat Melimpahnya Stok
Harga Minyak Drop Akibat Melimpahnya Stok

Pasokan minyak yang melimpah menciptakan fluktuasi harga yang signifikan pada perdagangan batu bar.

Harga minyak mentah untuk kontrak yang aktif diperdagangkan kembali turun di bawah US$ 40/barel.

Muasal disinyalir masih sama, pasokan yang melebihi permintaan (oversupply).

Harga minyak berjangka acuan internasional Brent turun 0,37% ke US$ 39,91/barel. Masuk bulan kesembilan, harga minyak Brent melorot dari level tertingginya di US$ 45/barel.

Pada saat yang sama minyak mentah acuan Negeri Paman Sam yaitu West Texas Intermediate (WTI) juga down dengan koreksi sebesar 0,19%. Kini harga kontrak futures WTI dibanderol US$ 37,23/barel.

Reuters melaporkan, setelah badai Laura menerjang Amerika Serikat (AS) terutama untuk daerah-daerah seperti Texas di mana banyak sumur minyak di sana, aktivitas kilang minyak mulai beroperasi secara bertahap.

Namun stok minyak mentah AS justru malah meningkat. Hal ini mengindikasikan bahwa permintaan terhadap bahan bakar masih lemah.

Data resmi pemerintah AS yang dirilis oleh Energy Information Agency (EIA) menunjukkan stok minyak mentah AS pekan lalu naik 2 juta barel.

Angka tersebut tidak sesuai dengan ekspektasi analis yang dihimpun Reuters yang memperkirakan stok minyak akan drop 1 juta barel.

Baca Juga: Ternyata Ini Pendorong Harga Batu Bara!

Di sisi lain stok bensin memang berkurang 2,95 juta barel. Namun pengurangan ini tak sebanyak pekan sebelumnya yang mencapai 4,32 juta barel.