Harga Minyak Diprediksi Turun ke US$ 40/barel di 2030

Must read

Lembaga konsultan energi global Wood MacKenzie memprediksi, harga minyak mentah pada 2030 akan mengalami penurunan yang tajam sebesar US$40/barel atau anjlok lebih dari setengahnya dari rata-rata tahun 2021 di US$ 65/barel.

Kondisi tersebut akan terjadi di berbagai negara di dunia yang memegang teguh komitmen untuk menurunkan emisi gas rumah kaca. Selain itu, menurut Wood Mackenzie, konsumsi akan benar-benar berkurang pada tahun 2023. Permintaan akan turun dengan laju 2 juta barel per hari (bph) hingga mencapai 35 juta bph pada 2050. Angka ini sebanding dengan penurunan emisi karbon sebesar 60% dari level sekarang.

Kendati demikian, penurunan permintaan dan harga ini tidak akan berpengaruh signifikan bagi negara-negara anggota OPEC karena biaya produksinya yang terbilang rendah. 

Baca Juga : Target Produksi Batu Bara 2021 Naik Jadi 625 Juta Ton

Adapun total konsumsi minyak yang paling tinggi yaitu, 100 juta bph pada 2019 dan turun signifikan setahun setelahnya akibat pandemi Covid-19. Namun, dengan adanya perbaikan prospek ekonomi tahun ini permintaan minyak diperkirakan akan rebound.

Menurut Pendapat Kamu ?

Please enter your comment!
Please enter your name here

Latest article