Harga Minyak Bumi Melemah Dilahap Pandemi

Harga Minyak Bumi Melemah Dilahap Pandemi

Harga Minyak Bumi Melemah Dilahap Pandemi
Harga Minyak Bumi Melemah Dilahap Pandemi

Pasar perdagangan acuan minyak Brent dan West Texas Intermediate (WTI) mengalami penurunan.

Permintaan minyak bumi di pasar dunia kian mengalami penurunan, sementara stok minyak bumi diproduksi dimiliki Amerika Serikat ada pada level tingkat melebihi ambang.

Dilansir dari Reuters, harga minyak mentah Brent mengalami penurunan hingga 8 sen atau setara 0,2 persen sehingga menjadi 39,98 dolar AS per barel. Pada hari Kamis kemarin, harga minyak bumi hampir jatuh diangka 2 persen.

Sementara itu, WTI juga alami penurunan sebesar 2 sen menjadi 37,28 dolar AS per barel setelah sehari sebelumnya juga alami penurunan diangka 2 persen.

Kontrak pengiriman bulan Oktober 2020 turun 24 sen atau setara 0,63 persen menjadi 37,81 dolar AS per barel.

Pada kuartal I bulan September, stok minyak Amerika Serikat melebihi jumlah yang diperkirakan akibat kembali beroperasinya kilang.

Setelah beberapa waktu lalu produksi ditutup akibat adanya badai di Teluk Meksiko dan sekitarnya.

Persediaan Amerika Serikat terkait minyak mentah sempat dititik kenaikan sebesar 2,0 juta barel beberapa pekan lalu yang diprediksi alami penurunan 1,3 juta barel.

“Produksi minyak kembali dilakukan setelah adanya badai dan disambut dengan permintaan yang lemah. Namun, akan tetap terus menjaga dan menekan harga minyak,” ujar analis pasar senior OANDA Edward Moya dilansir dari Reuters.

Produksi minyak juga terganggu atas adanya krisis pandemi sekarang ini.

Pemulihan ekonomi tidak hanya dilakukan oleh negara Indonesia saja, namun juga seluruh negara terdampak Covid-19 yang terus berlanjut.

Baca Juga: Harga Emas Bersinar Lagi

Negara-negara dengan ekonomi besar mulai bangkit menata kembali struktur ekonomi negaranya.

Melalui komoditas yang dimiliki negara untuk menghasilkan kembali keuntungan besar, salah satunya minyak bumi.

Meski terhitung lamban namun pemulihan ekonomi menjadi alasan sangat penting dalam pemulihan negara.