Harga Minyak Bergerak Naik Disaat Berkurangnya Stok

Harga Minyak Bergerak Naik Disaat Berkurangnya Stok

Harga-Minyak-Bergerak-Naik-Disaat-Berkurangnya-Stok
Harga Minyak Bergerak Naik Disaat Berkurangnya Stok

Berkurangnya stok membawa dampak positif bagi harga minyak.

Data perminyakan yang diterbitkan oleh asosiasi industri (API) Amerika Serikat membeberkan.

Bahwa stok minyak mentah dan bensin AS untuk periode pekan lalu mengalami penurunan.

Kabar tersebut  membawa hal positif bagi pasar minyak. Pada Rabu (1/7/2020) pagi harga minyak mentah untuk kontrak yang ramai diperjualbelikan mengalami penguatan.

Pada 08.50 WIB harga minyak mentah berjangka Brent naik 1,39% ke US$ 41,72/barel.

Di saat yang sama harga minyak mentah acuan Amerika Serikat (AS) yakni (WTI) West Texas Intermediate menguat 1,32% ke US$ 39,79/barel.

Turunnya stok minyak mentah AS tersebut jauh di luar dugaan atau konsensus pasar yang memperkirakan penurunan stok hanya akan sebesar 710 ribu barel saja. Tentu ini membuat pasar menjadi semakin optimis. 

“Jika data API sesuai dengan data resmi agensi pemerintah yang akan dirilis besok. Ini akan menjadi sinyal bullish yang nyata” kata Stephen Innes, chief global markets strategist di AxiCorp.

Namun menurut para analis, kenaikan harga kemungkinan masih akan terhambat lantaran permintaan bahan bakar global anjlok hampir sepertiga dari keadaan normal.

Ini akibat dihentikannya aktivitas ekonomi melalui lockdown di banyak negara untuk menekan penyebaran virus corona.

Baca Juga: Smelter Feronikel Halmahera Timur Tersendat Pengadaan Listrik

Survei yang dilakukan Reuters terhadap para analis mengindikasikan bahwa harga minyak akan terkonsolidasi di sekitar US$ 40/barel tahun ini dengan potensi untuk naik pada kuartal keempat.