Harga Emas Terus Menguat

Harga Emas Terus Menguat

Harga-Emas-Terus-Menguat
Harga Emas Terus Menguat

Peningkatan jumlah kasus Corona tidak membawa dampak buruk yang cukup signifikan bagi perdagangan harga emas.

Terbukti harga emas terus mengalami penguatan. Harga emas Antam naik mengikuti reli harga emas dunia di pasar spot, di tengah lonjakan kasus terinfeksi virus corona di Amerika Serikat (AS) yang naik 2,0%, versus kenaikan rata-rata dalam 7 hari sebesar 1,8%.

Fakta lonjakan kenaikan virus corona ini menjadi katalis bagi permintaan aset-aset safe haven termasuk logam mulia.

Mengacu data dari logammulia.com harga emas Antam Selasa (7/7/2020) naik sebesar Rp. 3.000 menjadi Rp. 876.120/gram dari perdagangan sebelumnya.

Sebelumnya, pada perdagangan Senin (6/7/2020) harga emas logam mulia acuan yang diproduksi PT. Aneka Tambang Tbk (Antam) naik Rp. 1.000 pada Rp. 873.120/gram dari harga Sabtu yakni Rp. 872.120/gram.

Harga emas tersebut adalah harga tiap gram emas Antam ukuran 100 gram yang lumrah dijadikan acuan transaksi secara umum.

Emas 100 gram ini naik sebesar 0,34% berada di Rp. 87,612 juta dari harga sebelumnya Rp. 87,312 juta per batang.

Adapun khusus harga 1 gram emas Antam Selasa (7/7/2020) naik Rp. 3.000 ke Rp. 934.000/gram setelah naik Rp. 1.000 ke Rp. 931.000/gram pada hari Senin kemarin.

Di sisi lain, harga beli kembali (buyback) emas Antam hari ini juga naik 0,36% atau Rp. 3.000 ditetapkan pada Rp. 832.000/gram, dari posisi kemarin Rp. 829.000/gram.

Baca Juga: Masalah Kredit Pertambangan Masih Terkendali

Harga itu menunjukkan harga beli yang harus dibayar Antam jika pemilik batang emas bersertifikat ingin menjual kembali investasi tersebut.